Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Indonesia Provinsi Kaltara Jadikan Tarakan Pilot Project Implementasi QRIS

Salah satu penerapan yang sudah berjalan adalah pada pusat wisata kuliner Baya Ngakan Mayo (Bangayo
Rachmad Subiyanto
Rachmad Subiyanto - Bisnis.com 09 November 2019  |  14:57 WIB
Pegawai Bank Indonesia (BI) menunjukkan bukti transaksi menggunakan peluncuran QR Code Indonesian Standard (QRIS) di halaman Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
Pegawai Bank Indonesia (BI) menunjukkan bukti transaksi menggunakan peluncuran QR Code Indonesian Standard (QRIS) di halaman Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, YOGYAKARTA—Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara menjadikan Kota Tarakan sebagai pilot project penggunaan alat pembayaran non-tunai melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS).

Kepala Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara Hendik Sudaryanto mengatakan bahwa Tarakan dipilih sebagai pilot project penggunaan QRIS karena sudab memiliki infrastruktur yang memadai. "QR Code ini kan perlu jaringan [internet] yang bagus. Nah, Tarakan ini sudah tersedia jaringannya," disela Capacity Building Wartawan Ekonomi dan Bisnis Kalimantan Utara, Sabtu (9/11/2019).

Salah satu penerapan yang sudah berjalan adalah pada pusat wisata kuliner Baya Ngakan Mayo (Bangayo). Hendik mengatakan penerapan penggunaan pembayaran non-tunai di pusat wisata kuliner tersebut melampaui ekspektasi.

"Saya tidak memerkirakan kalau antusiasmenya begitu besar. Melampaui ekspektasi kami," katanya.

Dia berharap penggunaan QR Code meluas dan bisa masif digunakan. Misalnya, pemerintah daerah memanfaatkan QR Code untuk memungut retribusi bagi pedagang pasar di Kota Tarakan." Tinggal scan saja, pedagang mudah membayar retribusi. Pemerintah juga mengurangi risiko karena uangnya dalam bentuk elektronik," tuturnya.

Hendik menambahkan penggunaan pembayaran elektronik lebih efisien karena biaya distribusi uang kartal minim terjadi. Selain itu, negara juga dapat menghemat biaya mencetak uang. Pengguna pun lebih praktis karena tidak direpotkan dengan uang pecahan yang lebih kecil apabila ada uang kembali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia QR code
Editor : Rachmad Subiyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top