Kaltim Butuh Jiwa Kepemimpinan Hijau

Asisten Pembangunan Hijau Dewan Daerah Perubahan Iklim Kaltim Reonaldus mengatakan Kaltim membutuhkan banyak jiwa-jiwa dengan kepemimpinan yang kuat.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 24 November 2019  |  00:38 WIB
Kaltim Butuh Jiwa Kepemimpinan Hijau
Kota Samarinda menjelang malam - Ilustrasi/www.kotatepiansamarinda.blogspot.com

Bisnis.com, BALIKPAPAN -- Skema kolaborasi dalam bentuk inisiatif model kepemimpinan hijau diharapkan memudahkan upaya menuju Kaltim Hijau. 

Asisten Pembangunan Hijau Dewan Daerah Perubahan Iklim Kaltim Reonaldus mengatakan Kaltim membutuhkan banyak jiwa-jiwa dengan kepemimpinan yang kuat.

Pemimpin-pemimpin ini nantinya membantu proses fasilitatif untuk membuat lebih banyak kesepakatan inisiatif model.

Sementara itu, pemateri Kepemimpinan dari Malang, Soetopo Dewangga misalnya menceritakan kisah kepemimpinan Ketua RW di Kampung 3G (Glintung Go Green) yang mengubah daerah kumuh menjadi destinasi wisata hijau dalam waktu tiga tahun (2012-2015). 

“Untuk mempengaruhi orang itu, perlu membangun jiwa terlebih dahulu,” ujarnya Sabtu (23/11/2019).

Menurutnya, perubahan dalam pola pikir itu sudah 60 persen dari upaya dalam mengubah perilaku. Sehingga diperlukan jiwa kepemimpinan kuat yang mampu menyeimbangkan antara kekuasaan dan kewenangan.  

“Isu lingkungan ini multiyear dan lintas pemangku kepentingan, mengubah perilaku masyarakat adalah upaya terbesar yang berkontribusi dalam Kaltim Hijau,” tekannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kaltim

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top