Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kaltara Cairkan Insentif Tenaga Pendidik Rp27,34 Miliar

Pemprov Kalimantan Utara telah mencairkan insentif tenaga pendidik dan penyuluh kuartal IV dalam proses pencairan pada 12 Desember 2019 kemarin sebanyak Rp27,34 miliar.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 13 Desember 2019  |  21:02 WIB
Guru mengajar di kelas. - Antara
Guru mengajar di kelas. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemprov Kalimantan Utara telah mencairkan insentif tenaga pendidik dan penyuluh kuartal IV dalam proses pencairan pada 12 Desember 2019 kemarin sebanyak Rp27,34 miliar.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan insentif akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima dalam satu dua hari ke depan.

Adapun penerima insentif ditujukan kepada 8.926 orang mencakup guru TK/Paud, guru SD, guru SMP, guru tidak tetap, dan guru tetap yayasan SMA/SMK/MA Negeri dan Swasta.

"Dengan begitu, pemberian insentif kepada seluruh guru dan penyuluh pada 2019 telah teralisasi 100% melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD," kata Irianto dari siaran pers Pemprov dikutip Bisnis, Jumat (13/12/2019).

Gubernur mengatakan pemberian insentif untuk para guru TK/PAUD, SD hingga SMP, pengawas, penilik dan penyuluh se-Kaltara dianggarkan melalui APBD sebesar Rp54 miliar lebih.

Nominal yang diberikan masing-masing Rp500.000 per bulan, untuk guru dan tenaga pendidik. Sebanyak Rp1 juta per bulan bagi tenaga penyuluh non PNS dan Rp1,5 juta per bulan untuk penyuluh PNS.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anggaran pendidikan kaltara
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top