Tahun Pilkada, Kaltim Utamakan Situasi Kondusif

Tahun 2020 merupakan tahun politik. Sekitar 270 daerah di seluruh tanah air akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) seretak pada September mendatang. Kaltim akan menggelar Pilkada di sembilan kabupaten dan kota.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 09 Januari 2020  |  19:25 WIB
Tahun Pilkada, Kaltim Utamakan Situasi Kondusif
Gubernur Kaltim Isran Noor

Bisnis.com, JAKARTA - Tahun 2020 merupakan tahun politik. Sekitar 270 daerah di seluruh tanah air akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) seretak pada September mendatang. Kaltim akan menggelar Pilkada di sembilan kabupaten dan kota.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan dalam menyongsong Pilkada Kaltim harus tetap terjaga dan terpelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Seluruh komponen masyarakat harus ikut terlibat dalam menjaga keamanan dan kedamaian di daerah.

“Memasuki tahun politik, kita tingkatkan kekondusifan daerah. Menjaga Kamtibmas tidak saja tugas dan tanggung jawab pemerintah bersama aparat keamanan Polri maupun TNI, tetapi keterlibatan seluruh komponen dan lapisan masyarakat Kaltim,” kata Isran Noor melalui keterangan resmi, Kamis (9/1/2020).

Menurut Isran Noor pelaksanaan Pilkada serentak bisa saja memunculkan panasnya suhu politik, sehingga memicu terganggunya keamanan dan ketentraman masyarakat.

“Masyarakat jangan mudah terpancing isu-isu yang diembuskan orang tidak bertanggungjawab. Tetap jaga persatuan dan kesatuan, selalu menjalin kerjasama dalam menjaga Kamtibmas,” pesan Isran.

Tahun ini sembilan kabupaten dan kota yang akan melaksanakan Pilkada di Kaltim, yaitu Kabupaten Kutai Kartanegara, Paser, Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, Mahakam Ulu, Kota Balikpapan, Samarinda dan Bontang.

Adapun 270 daerah di tanah air yang akan melaksanakan Pilkada serentak terdiri 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kaltim, Pilkada 2020

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top