Ekonomi Membaik, Penduduk Miskin di Kota Balikpapan Menurun

Jumlah penduduk tidak mampu di Kota Balikpapan menurun. Perekonomian yang membaik menjadi penopangnya.

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Jumlah penduduk tidak mampu di Kota Balikpapan menurun. Perekonomian yang membaik menjadi penopangnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, Ahmad Zain mengatakan bahwa penduduk miskin turun sekitar 800 orang. Apabila dipersentase, angka tersebut menyusut dari 2,6 persen menjadi 2,42 persen.

"Penyebab turun pertama masyarakat miskin itu merupakan masyarakat yang berpendapatan rendah. Dengan perekonomian Balikpapan membaik tentunya masyarakat miskin ikut berkurang karena mereka melakukan kegiatan ekonomi," katanya saat dihubungi, Rabu (22/1/2020),

Ahmad menjelaskan bahwa turunnya masyarakat miskin karena ada peran aktif dari Dinas Sosial Balikpapan yang memberikan modal dan keterampilan.

Data masyarakat tidak mampu didapat melalui aplikasi di setiap kelurahan. Program tersebut berdampak pada meningkatnya kesesahteraan rakyat. 

"Pendapatan orang miskin itu juga ikut naik di atas garis kemiskinan. Garis kemiskinan di hitung dari berapa jumlah besarnya pendapatan mereka selama sebulan, dan dihitung dengan pengaruhnya kenaikan inflasi," tuturnya.

Ahmad menuturkan bahwa perekonomian yang membaik berakibat pada turunnya inflasi di Balikpapan. Berdasarkan data BPS inflasi pada 2019 turun hampir 2 persen dibanding tahun sebelumnya

"Karena inflasi Balikpapan hanya 1,88 persen saja. Jadi dibandingkan dengan tahun kemarin turun, tahun kemarin 3,13 peren," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper