Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Capai Rp3,7 Triliun, Investasi Balikpapan Ditarget Naik 5%

Nilai realisasi investasi di Balikpapan, Kalimantan Timur berdasarkan pemenuhan komitmen online single submission atau OSS tahun lalu mencapai Rp3,7 triliun. Kemudahan perizinan melalui OSS dan Pengumuman perpindahan ibu kota baru menjadi pemicunya.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  17:50 WIB
Ilustrasi investasi - Istimewa
Ilustrasi investasi - Istimewa

Bisnis.com, BALIKPAPAN -- Nilai realisasi investasi di Balikpapan, Kalimantan Timur berdasarkan pemenuhan komitmen online single submission atau OSS tahun lalu mencapai Rp3,7 triliun. Kemudahan perizinan melalui OSS dan Pengumuman perpindahan ibu kota baru menjadi pemicunya.

Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Kota Balikpapan, Sentot Prasasto mengatakan bahwa ketertarikan pemilik modal untuk berinvestasi meningkat sejak pelayanan ini diberlakukan pada 2018 lalu.

"Dengan kemudahan perizinan melalui OSS tercatat ada tren positif pengajuan berinvestasi. Berdasarkan data, ada 33 layanan perizinan melalui OSS," katanya, Rabu (26/2/2020).

Berdasarkan catatan DPMPT, sektor yang paling besar dalam investasi adalah konstruksi sebesar Rp2 triliun dengan 181 unit usaha. Selanjutnya yaitu Perdagangan sebesar Rp1,3 triliun dengan 281 unit usaha.

Sektor penyumbang lainnya yaitu pariwisata, kesehatan, pendidikan, dan industri. Masing-masing menyumbang Rp363,4 miliar, Rp26,7 miliar, Rp9 miliar, dan Rp5,9 miliar.

Sementara itu dari sisi invetasi, total penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) berjumlah Rp2,8 triliun. Rinciannya adalah PMA Rp374,6 miliar dan PMDN Rp2,5 triliun.

Sentot menjelaskan bahwa tahun ini realisasi investasi ditargetkan bisa naik 5 persen dari tahun 2019.

"Kami optimistis. Memang ada instrument insentif yang kita tawarkan seperti kemudahan pelayanan perizinan, tidak berbelit. Apalagi dengan draft undang-undang Omnibus Law yang digodok akan sangat mendorong investasi," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top