Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RSUD Kota Tarakan Isolasi Tiga Pasien Berstatus PDP

Dua orang sebelumnya masuk ruang isolasi pada hari Senin (16/3), dimana satu orang dari Tolitoli saat naik kapal menuju Tarakan dan satu pasien lagi dari Jakarta.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  16:21 WIB
Ilustrasi/Bloomberg - Francesca Volpi
Ilustrasi/Bloomberg - Francesca Volpi

Bisnis.com, JAKARTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tarakan mengisolasi tiga pasien dengan status Pasien Dalam Pemantauan (PDP) guna mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Tadi saya dapat laporan satu masuk lagi di isolasi dari Kabupaten Tana Tidung (KTT) jadi yang di isolasi tiga orang," kata
Direktur RSUD Tarakan, M. Hasby di Tarakan, Rabu (18/3/2020)

Dua orang sebelumnya masuk ruang isolasi pada hari Senin (16/3), dimana satu orang dari Tolitoli saat naik kapal menuju Tarakan dan satu pasien lagi dari Jakarta.

"Pasien dari Tolitoli saat tiba di Tarakan ada gejala demam dan batuk, sedangkan yang dari Jakarta mengalami demam," kata Hasby.

Namun, yang menjadi masalah pasien dari Jakarta ini saat tiba di Tarakan bersama temannya, yang saat ini ke Pulau Sebatik.

"Kita sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan Nunukan untuk melakukan pengawasan," katanya.

Ketiga pasien tersebut akan menjalani isolasi selama 14 hari, sesuai dengan ketentuan WHO (World Health Organization), kemudian dilakukan evaluasi.

"Saat ini ada dua tempat tidur dan untuk mengantisipasi tambahan yang diisolasi, kita siapkan skenario untuk siapkan satu rumah sakit khusus untuk pasien (COVID-19)," kata Hasby.*

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top