Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkot Balikpapan Pertanyakan Mekanisme Insentif dari Pusat

Rizal menjelaskan bahwa kalau rumah sakit (RS) provinsi kemungkinan besar menjadi tanggung jawab provinsi. Begitu pula untuk RS kota menjadi beban pemerintah kota.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  17:15 WIB
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Presiden Joko Widodo menyebut akan ada insentif untuk tenaga medis yang berjuang menangani Covid-19. Dokter spesialis rencananya dapat Rp15 juta, dokter umum/gigi Rp10 juta, bidan atau perawat Rp7,5 juta, dan tenaga medis lainnya Rp5 juta.

Selain itu akan ada santunan kematian sebesar Rp300 juta bagi mereka yang meninggal karena tertular Corona. Seminggu wacana bergulir, pemerintah daerah belum dapat kabar skemanya.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan bahwa sembari menunggu, timnya sedang menyusun mekanisme alokasinya.

“Yang kita pertanyakan bagaimana petugas kesehatan di rumah sakit swasta. Siapa yang bertanggung jawab?” katanya di Kantor Wali Kota.

Rizal menjelaskan bahwa kalau rumah sakit (RS) provinsi kemungkinan besar menjadi tanggung jawab provinsi. Begitu pula untuk RS kota menjadi beban pemerintah kota.

“Tapi RS swasta ini kita belum tahu apakah dibebankan kepada swastanya atau kepada pemerintah daerah. Nah daerah ini apakah provinsi atau kota. Kita belum dapat petunjuk,” jelasnya.

Sementara itu Balikpapan juga akan merevisi anggaran jika memang dalam waktu dekat Corona masih belum selesai. Faktor lainnya adalah pemasukan dari pendapatan asli daerah dan dana bagi hasil diprediksi bakal turun.

“Kita akan prediksi pendapatan akan turun kira-kira 30 persen sampai 50 persen. Jadi kita berhitung yang terburuk yaitu 50 persen,” ucap Rizal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan Virus Corona
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top