Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dampak Corona Didominasi Sektor Perhotelan, Restoran, dan UMKM

Berdasarkan data Disnaker, pekerja yang terpengaruh pandemi mencapai 6.421 orang. Jumlah itu terdiri atas 987 karyawan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan 5.434 dirumahkan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 28 April 2020  |  19:08 WIB
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan perkembangan terbaru positif Corona di wilayahnya, Jumat (20/3/2020) -  Jaffry Prabu P./Bisnis
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan perkembangan terbaru positif Corona di wilayahnya, Jumat (20/3/2020) - Jaffry Prabu P./Bisnis

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan telah mendata jumlah tenaga kerja yang terdampak pandemi Covid-19 atau virus Corona. Mereka nantinya akan mendapat bantuan.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, mengatakan bahwa hasil laporan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), ada tiga sektor yang paling terpukul karena Corona.

“Sebagian besar adalah sektor perhotelan dan restoran. Sektor tersebut otomatis terdampak. Iya pasti UMKM [usaha mikro, kecil, dan menengah] juga terdampak. Dan jumlahnya banyak itu,” katanya, Selasa (28/4/2020).

Berdasarkan data Disnaker, pekerja yang terpengaruh pandemi mencapai 6.421 orang. Jumlah itu terdiri atas 987 karyawan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan 5.434 dirumahkan.

Rizal menjelaskan bahwa upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan pemulihan ekonomi. Akan tetapi ini belum bisa dilakukan karena pemerintah tengah fokus pada pencegahan penyebaran virus.

Pemerintah Balikpapan juga akan melaporkan kondisi tersebut kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Sri Wahyuni mengatakan bahwa instansinya sedang melakukan verifikasi dan input data-data dari Asosiasi Kepariwisataan dan Dinas Pariwisata Kabupaten dan kota terkait karyawan dirumahkan dan terkena PHK.

Setidaknya, ada 13 jenis pelaku usaha pariwisata maupun ekonomi kreatif, seperti perhotelan, restoran, perjalanan wisata, dan usaha kapal wisata.

Saat ini sudah tiga ribuan orang terdata yang difokuskan pada pekerja di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf). Mereka dinilai pihak yang paling rentan terhadap dampak pandemi Covid-19.

“Verifikasi data untuk menghidari double list. Karena itu, data yang diverifikasi betul dan lengkap seperti dilengkapi foto copy KTP, surat pernyataan tidak memiliki profesi lain, dan tidak menerima bantuan sejenis,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan Virus Corona covid-19
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top