Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tiongkok, India, dan Filipina Dominasi Ekspor Kaltim

Tren ekspor dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan meski tidak signifikan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  18:07 WIB
Ilustrasi. - Bisnis/Himawan L Nugraha
Ilustrasi. - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Tiongkok menjadi negara tujuan ekspor Provinsi Kalimantan Timur di caturwulan I 2020. Berdasarkan data Dinas Perdagangan Balikpapan, pengiriman ke Negeri Tirai Bambu umumnya sektor nonmigas.

Sekretaris Dinas Perdagangan Balikpapan, Philipus Rimpa mengatakan bahwa ada 24 negara tujuan ekspor yang tercatat melalui surat keterangan (certificate of origin) yang dikeluarkan wilayahnya. Besaran ekspor non migas sebesar US$1,05 miliar

Dari total tersebut, Kalimantan Timur (Kaltim) ekspor non migas ke Tiongkok mencapai US$298 juta. Terbanyak kedua India dengan nilai US$264 juta. Selanjutnya Filipina US$123 juta.

“Peranan ketiga negara tersebut dalam sektor non migas untuk ekspor Kaltim sangat besar. Di tengah pandemi ekspor tetap jalan sesuai dengan kontrak yang berjalan,” katanya saat ditemui belum lama ini.

Philipus menjelaskan bahwa tren ekspor dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan meski tidak signifikan. Di triwulan II yang akan berakhir, rerata pengiriman tumbuh hingga 10 persen.

Di Balikpapan, mayoritas ekspor adalah minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan tripleks (plywood). Produk lainnya adalah batu bara, ikan segar, dan kepingan kayu akasia woodchip.

Di tengah pandemi Covid-19 atau virus Corona, kegiatan ekspor di Kaltim umumnya masih berjalan normal. Ini karena perjanjian sudah dilakukan sebelum wabah menyebar.

“Hanya saja di lapangan mereka harus melakukan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 baik orang dan barang,” jelas Philipus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top