Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Relaksasi Darurat Covid-19, Balikpapan Incar PAD Rp457 Miliar

Pemerintah Kota Balikpapan mematok target PAD (Pendapatan Asli Daerah) Rp457 miliar hingga akhir 2020 dari target Rp715 miliar sebelum pandemi Covid-19.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 10 Juli 2020  |  17:34 WIB
Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan perkembangan terbaru positif Corona di wilayahnya, Jumat (20/3/2020) - Jaffry Prabu P./Bisnis
Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan perkembangan terbaru positif Corona di wilayahnya, Jumat (20/3/2020) - Jaffry Prabu P./Bisnis

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan mematok target PAD (Pendapatan Asli Daerah) Rp457 miliar hingga akhir 2020 dari target Rp715 miliar sebelum pandemi Covid-19.

Untuk merealisasikan PAD Rp457 miliar itu, Pemkot Balikpapan telah melakukan relaksasi pengetatan sosial untuk menekan penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona. Layanan jasa yang sebelumnya ditutup kini bisa beroperasi kembali.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan bahwa pengetatan tersebut membuat pendapatan asli daerah (PAD) seret. Pelaku usaha tidak bisa membayar pajak karena tidak ada pemasukan.

“Kita berharap dengan adanya relaksasi membuat PAD kita membaik. Walaupun tidak mungkin tercapai, separuh saja sudah alhamdulillah,” katanya di Kantor Wali Kota, Jumat (10/7/2020).

Rizal menjelaskan bahwa pemerintah tengah memonitor semua sektor usaha. Menggeliatnya dunia jasa tentu akan berdampak positif pada pemasukan.

“Perhotelah mulai bergerak sektor lain juga bergerak. Sehingga PAD kita bisa bergerak. Harapan kita jangan sampai PAD kosong sama sekali,” ucapnya.

Balikpapan mematok PAD 2020 sebesar Rp715 miliar. Dengan prediksi maksimal 50 persen, target direvisi turun menjadi Rp457 miliar.

Berdasarkan data Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi (BPPRD) Balikpapan hingga akhir Mei, perolehan pungutan pajak dari hotel dan restoran adalah PAD terbesar ketiga setelah pajak penerangan jalan serta pajak bumi dan bangunan.

Dari total target pendapatan pajak sebesar Rp257 miliar, hotel dan restoran ditarget berkontribusi sebesar Rp61 miliar. Realisasinya hingga akhir Mei lalu sebesar Rp44 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot balikpapan covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top