Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

10 Desa di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat Terendam Banjir

Banjir terjadi akibat luapan beberapa sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Landak.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 05 September 2020  |  22:43 WIB
Ilustrasi: Seorang petugas BPBD Kabupaten Barito Utara tengah mengukur ketinggian muka air terkait banjir di empat kelurahan terdampak pada Rabu (29/4/2020) pagi. - Dok. BNPB
Ilustrasi: Seorang petugas BPBD Kabupaten Barito Utara tengah mengukur ketinggian muka air terkait banjir di empat kelurahan terdampak pada Rabu (29/4/2020) pagi. - Dok. BNPB

Bisnis.com, JAKARTA — Sedikitnya 10 desa di enam kecamatan di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat terdampak banjir pada Sabtu (5/9/2020).

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak kepada Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir terjadi akibat luapan beberapa sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Landak.

Adapun 10 desa tersebut meliputi Desa Ampadi, Desa Meranti dan Desa Tahu di Kecamatan Meranti. Selanjutnya Desa Nyanyum di Kecamatan Kuala Behe, Desa Semunti, Desa Tengue dan Desa Sekendal di Kecamatan Air Besar.

Kemudian, Desa Menjalin di Kecamatan Menjalin, Desa Untang di Kecamatan Banyuke Hulu, dan Desa Songga di Kecamatan Menyuke.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan bahwa menurut laporan kronologi dari BPBD Kabupaten Landak, pada pukul 13.00—14.57 WIB, debit air naik 25 sentimeter di Dusun Leban, Desa Nyanyum, Kecamatan Kuala Behe dan Desa Semuntik di Kecamatan Air Besar.

"Kemudian pukul 15.47 WIB hujan deras mengguyur Desa Nyanyum di Kecamatan Kuala Behe hingga sejumlah wilayah di Kecamatan Ngabang," katanya melalui siaran pers, Sabtu (5/9/2020).

Akibatnya, banjir dengan tinggi muka air (TMA) 80—110 sentimeter merendam beberapa rumah dan menyebabkan akses jalan terputus.

Selain itu, tercatat tiga unit rumah rusak berat akibat terdampak longsor. Tim Reaksi Cepat (TRC) masih melakukan pendataan, kaji cepat dan memberi bantuan logistik kepada warga yang terdampak hingga kini.

Sementara itu, menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir kilat dan angin kencang berdurasi singkat hampir merata di wilayah Kalimantan Barat.

Selain itu, prakiraan cuaca dengan kondisi yang sama juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah lain di Indonesia hingga Minggu (6/9/2020).

Wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatra Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir kalimantan barat
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top