Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

20 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Kalbar, 15 Diantaranya di Pontianak

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan hingga 31 Oktober 2020, tercatat 20 orang meninggal akibat kasus konfirmasi Covid-19 di Kalbar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Oktober 2020  |  23:42 WIB
20 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Kalbar, 15 Diantaranya di Pontianak
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan hingga 31 Oktober 2020, tercatat 20 orang meninggal akibat kasus konfirmasi Covid-19 di Kalbar.

"Sampai dengan hari ini, sebanyak 20 orang meninggal akibat Covid-19 dan ini harus menjadi perhatian serius bagi kita karena semakin banyak masyarakat yang terkonfirmasi dan dapat menyebabkan kematian," kata dia di Pontianak, Sabtu.

Ia menjelaskan 20 kasus konfirmasi meninggal tersebut, di Kota Pontianak 15 orang, Kabupaten Landak dua orang, dan Mempawah, Sintang, Kapuas Hulu, masing-masing satu orang.

Hingga hari ini, juga tercatat 1.653 kasus konfirmasi Covid-19, di mana 1.335 orang di antaranya dinyatakan sembuh.

"Untuk kasus konfirmasi sembuh di Kalbar sebesar 80,76 persen," tuturnya.

Ia juga menyebut terdapat lima kasus konfirmasi Covid-19 yang baru di mana semuanya saat ini sedang dirawat di rumah sakit.

"Sebanyak lima kasus konfirmasi baru ini berada di Kota Pontianak satu orang, Kabupaten Kubu Raya dua orang, dan Landak dua orang," katanya.

Hari ini juga terdapat kasus konfirmasi sembuh empat orang yang berasal dari Kabupaten Sintang tiga orang dan Sambas satu orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalimantan Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top