Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lelang Jaminan Bank di Kaltim dan Kaltara Dipacu

Pandemi Covid 19 membuat masyarakat lebih memilih untuk menyimpan daripada membelanjakan uangnya.
Muhammad Mutawallie Sya'rawie
Muhammad Mutawallie Sya'rawie - Bisnis.com 04 November 2020  |  15:53 WIB
Ilustrasi lelang terbuka. - Antara / Sigid Kurniawan.
Ilustrasi lelang terbuka. - Antara / Sigid Kurniawan.

Bisnis.com, SAMARINDA — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara melakukan upaya peningkatan lelang melalui kerja sama bank-bank di daerah.

Kepala Seksi Pelayanan Lelang Idi Muamar menyatakan bahwa secara umum lebih banyak penjual dibandingkan calon pembeli/peserta lelang di tengah pandemi Covid 19.

“Upaya kami salah satunya adalah melibatkan bank dalam verifikasi data, sehingga lebih cepat dalam mendaftar lelang,” ujarnya, Selasa (3/11/2020).

Idi juga mengungkapkan bahwa pandemi Covid 19 membuat masyarakat lebih memilih untuk menyimpan daripada membelanjakan uangnya.

Pria yang baru satu tahun bertugas di Samarinda ini juga menyatakan pihaknya mengantisipasi adanya penipuan yang mengatasnamakan pihak KPKNL. “Kita sering informasikan bahwa kalo terjadi hal tersebut diadukan saja,” katanya.

Masyarakat juga diimbau untuk mengakses pengurusan lelang hanya melewati Kantor Pelayanan, aplikasi lelang dan situs layanan lelang.go.id. Idi berharap bisa mencapai target hingga akhir tahun sebanyak 450 jumlah lelang yang diselesaikan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lelang kaltim
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top