Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

1.163 Petugas KPPS, Pengawas dan Linmas Balikpapan Dinyatakan Reaktif Covid-19

Dari hasil rapid test reaktif ini, akan ditindaklanjuti dengan rapid test kedua [dan] jika masih reaktif akan dilanjutkan dengan swab test.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 30 November 2020  |  20:26 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan sebanyak 1.163 calon petugas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyatakan hasil rapid test tersebut dilakukan terhadap calon KPPS, Linmas, dan Pengawas yang akan bertugas pada Pilkada, 9 Desember mendatang.

"Dari hasil rapid test reaktif ini, akan ditindaklanjuti dengan rapid test kedua [dan] jika masih reaktif akan dilanjutkan dengan swab test," ujarnya kepada Media, Senin (30/11/2020).

Selanjutnya, Rizal memaparkan dengan hasil reaktif dua kali ini, akan diupayakan dilakukan swab test dengan cepat mengingat pelaksanaan Pilkada yang tinggal sepuluh hari lagi.

"Swab test akan kita siapkan dalam beberapa hari ini. Pemeriksaan akan melibatkan klinik maupun rumah sakit yang memiliki Lab PCR seperti Indika, PAMA RSUD Beriman. Sebagian juga ada yang akan dikirim ke Labkesda,” paparnya.

Dia berharap petugas yang akan melakukan swab test untuk sementara dapat isolasi mandiri hingga hasil swab test keluar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menjelaskan bahwa dari hasil rapid test yang bekerja sama dengan delapan klinik di Balikpapan sebanyak 13.545 orang calon KPPS dan Linmas yang diadakan KPU Balikpapan, ditemukan 1.031 hasil reaktif atau sebanyak 7,6 persen.

Kemudian hasil rapid test terhadap 1.505 orang calon Pengawas TPS yang diadakan Bawaslu terdapat 132 yang reaktif atau sebanyak 8 persen.

"Sehingga total dari rapid test pertama dengan hasil reaktif dari KPU dan Bawaslu sebanyak 1.163 orang," katanya.

Andi menambahkan pihaknya juga telah menyampaikan kepada Ketua KPU dan Bawaslu agar seluruh petugas yang reaktif diarahkan ke Puskesmas wilayah tempat tinggal masing-masing agar dilakukan pemeriksaan rapid test kedua.

"Dari hasil pemeriksaan sementara hingga pukul lima sore ini, sudah 768 kembali mendapatkan hasil reaktif dua kali dan 109 mendapatkan hasil non reaktif. Sedangkan lainnya kami masih menunggu laporan," tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top