Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari ke-19 Status Tanggap Darurat, Banjarmasin Masih Alami Banjir

Debit air yang masuk ke Sungai Lulut, Sungai Andai dan Sungai Gardu dari sungai induk sungai Martapura, masih tinggi hingga menyebabkan genangan di sejumlah titik di Banjarmasin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Februari 2021  |  02:30 WIB
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina. ANTARA - HO/Diskominfotik Banjarmasin
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina. ANTARA - HO/Diskominfotik Banjarmasin

Bisnis.com, JAKARTA - Bencana banjir di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dikabarkan masih juga belum usai kendati telah memasuki hari ke-19 sejak ditetapkan status tanggap darurat banjir.

Hal itu disampaikan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina. "(Banjir) belum usai karena masih ada beberapa daerah yang masih tergenang hingga kini," ujarnya di Banjarmasin, Selasa (2/2/2021).

Menurutnya, debit air yang masuk ke Sungai Lulut, Sungai Andai dan Sungai Gardu dari sungai induk sungai Martapura, masih tinggi hingga genangan di sejumlah titik berdekatan sungai-sungai itu lambat surut.

"Kita mau sedot dengan mesin pompa air di titik masih ada genangan itu, seperti di Sungai Andai Ujung, tapi tinggi airnya masih sama dengan tinggi permukaan air sungai, hingga tidak bisa," ujar Ibnu Sina.

Dia menyebutkan rata-rata daerah yang masih ada genangan tersebut karena demikian, hingga menyulitkan pemerintah kota untuk menanganinya secara cepat dengan menurunkan mesin penyedot air.

"Seperti yang masih ada genangan itu di Pemurus Luar, Darma Bakti, Komplek Melati dan Simpang Limau, ada beberapa lagi di Banjarmasin Timur dan Selatan ini, tapi rata-ratanya masih setinggi mata kaki," ujarnya.

Ibnu Sina mengatakan, pemerintah kota akan terus berupaya untuk menangani genangan ini, termasuk juga memberikan bantuan pangan bagi warga yang terdampak.

Dia menyampaikan, masyarakat yang terdampak banjir ini harus terus diperhatikan, meski genangan sudah sangat surut, namun bantuan kemanusiaan untuk mereka masih sangat diperlukan.

"Kita berterima kepada para donatur yang terus memberikan bantuan bagi warga kita yang terdampak banjir ini, bahkan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah membantu ribuan ton pangan bagi warga kita, terimakasih banyak," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir banjarmasin

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top