Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Titik Hotspot di Kalteng Masih Nihil, Tiga Kabupaten Status Siaga

Kendati demikian, setidaknya terdapat 3 (Tiga) Kabupaten yang sudah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla yaitu Kabupaten Sukamara, Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Kotawaringin Timur.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 09 Maret 2021  |  21:21 WIB
Simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Siak, Riau. - Antara/Rony Muharrman
Simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Siak, Riau. - Antara/Rony Muharrman

Bisnis.com, SAMARINDA – Pemprov Kalimantan Tengah  melakukan persiapan penanganan Darurat Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri menyatakan bahwa untuk saat ini titik Hotspot di Kalteng masih Nihil karena masih adanya turun hujan.

Kendati demikian, dia menyatakan setidaknya terdapat 3 (Tiga) Kabupaten yang sudah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla yaitu Kabupaten Sukamara, Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Dalam menghadapi Kesiapsiagaan Siaga Darurat Karhutla Tahun 2021 ini, Pemprov Kalteng telah menyiapkan kurang lebih 8.312 personil yang terdiri dari personil TNI-AD, TNI-AU/Polri, BPBD, Dinas Kehutanan, KPHP, Mangala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Tagana,“ ujarnya dikutip dari Multi Media Center Diskominfo Kalteng, Selasa (9/3/2021). 

Berdasarkan data Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalteng, luas lahan yang terbakar pada 2019 mencapai 13.099,21 Hektare dan menurun pada tahun 2020 menjadi seluas 787,96 Hektare.

"Hal ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, semoga di Tahun 2021 dan seterusnya kita dapat mewujudkan komitmen dan target kita bersama untuk Kalteng Bebas Kabut Asap,“ pungkasnya. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalteng kebakaran hutan
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top