Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dorong Produktivitas Pertanian, Pupuk Kaltim Perluas Agro Solution di Kalimantan Timur

Gubernur Kaltim Isran Noor, mengapresiasi program Agro Solution yang digagas Pupuk Kaltim untuk mendorong produktivitas pertanian masyarakat.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 25 Maret 2021  |  09:11 WIB
Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman menandatangani nota kesepahaman Program Agrosolution dengan Pemprov Kaltim.  - JIBI/Istimewa
Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman menandatangani nota kesepahaman Program Agrosolution dengan Pemprov Kaltim. - JIBI/Istimewa

Bisnis.com, BALIKPAPAN--Dukung program ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas pertanian dan memperluas areal tanaman pangan, Pupuk Kaltim menginisiasi program Agro Solution di Kalimantan Timur.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, dengan Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim Siti Farisyah Yana, disaksikan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor di Balikpapan, pada Rabu (24/3).

Diungkapkan Qomaruzzaman, Agro Solution merupakan program pendampingan intensif kepada petani dan budidaya pertanian berkelanjutan, melibatkan rantai pasok dan didukung teknologi yang berbasis pada triple bottomline 3P (people, planet dan profit). “Kerjasama ini melibatkan sejumlah pihak seperti perbankan, asuransi pertanian hingga offtaker, guna mendukung produktivitas pertanian dengan peningkatan hasil yang lebih siginifikan,” kata Qomaruzzaman. 

Program Agro Solution merupakan solusi untuk peningkatan kapasitas pertanian, melihat keterbatasan akses petani yang berpengaruh terhadap produktivitas dan kesejahteraan, yakni akses pasar, finansial dan teknologi. Melalui program ini, petani tak hanya mendapat modal untuk mendapatkan bibit, pupuk dan pestisida, tapi juga asuransi sebagai antisipasi kerugian saat gagal panen. “Begitu pula penjualan hasil produksi, juga difasilitasi kepada offtaker dengan harga lebih tinggi dari skema harga pasar,” terang Qomaruzzaman.

Dijelaskannya, tahap awal Agro Solution di Kalimantan Timur akan diujicoba di atas lahan seluas 8 hektare dan akan terus diperluas di berbagai wilayah dengan realisasi target 1.000 hektare. Qomaruzzaman optimis Agro Solution mampu mendorong produktivitas pertanian Kaltim, melihat keberhasilan serupa pada berbagai komoditas yang telah diimplementasikan di Pulau Jawa, Gorontalo dan NTB. “Kami berharap bisa 1.000 hektare, karena secara nasional ada target 12.000 hektare. Saat ini sebagian sudah terealisasi di Jember, Banyuwangi, Gorontalo dan NTB,” tuturnya. 

Qomaruzzaman memastikan Pupuk Kaltim senantiasa mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan, sehingga peningkatan produksi hasil pertanian mampu dicapai, serta berdampak pada kesejahteran dan kemandirian petani. “Untuk itu program Agro Solution akan terus diperluas Pupuk Kaltim di berbagai wilayah Kalimantan Timur, sehingga produktivitas pangan terjaga dan kesejahteraan petani tercapai,” ucap dia. 

Sementara Gubernur Kaltim Isran Noor, mengapresiasi program Agro Solution yang digagas Pupuk Kaltim untuk mendorong produktivitas pertanian masyarakat. Dirinya mengimbau seluruh pihak untuk terus bersinergi, agar program ini berhasil sesuai target yang diharapkan. “Semua harus serius, agar program ini bisa berjalan sesuai dengan yang sudah direncanakan,” kata Isran. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pupuk kaltim
Editor : Media Digital

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top