Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menghadapi IKN, Pemkot Samarinda Dorong Smart Tourism

Sekretaris Daerah (Sekda) kota Samarinda Sugeng Chairuddin menyatakan sebagai salah kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN) baru, kota Samarinda memiliki letak strategis dengan Sungai Mahakam yang potensial selain sebagai ibu kota provinsi Kaltim
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 29 November 2021  |  16:56 WIB
Ilustrasi smart city - Reuters
Ilustrasi smart city - Reuters

Bisnis.com, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda (Pemkot Samarinda) mendorong smart tourism sebagai daya tarik sektor unggulan yang berpeluang di Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Sekretaris Daerah (Sekda) kota Samarinda Sugeng Chairuddin menyatakan sebagai salah kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN) baru, kota Samarinda memiliki letak strategis dengan Sungai Mahakam yang potensial selain sebagai ibu kota provinsi Kaltim.

“Dengan memanfaatkan momentum IKN, [Pemkot Samarinda] menyiapkan pariwisata berkonsep smart city alias smart tourism,” ujarnya yang dikutip, Senin (29/11/2021).

Dia menambahkan, dengan membangun smart tourism mampu meningkatkan taraf ekonomi daerah.

“Sebagai misi mewujudkan perekonomian kota yang maju, mandiri, berkerakyatan dan berkeadilan demi terwujudnya Samarinda sebagai Kota Pusat Peradaban,” katanya.

Melalui Santer Samarinda, kata Sugeng, yaitu salah satu aplikasi terintegrasi yang berisi informasi lengkap mengenai promosi agenda pariwisata tahunan di Kota Samarinda, seperti video profil, destinasi wisata, kuliner, hiburan, dan lain–lain.

“Beberapa kawasan wisata di Samarinda yang telah direvitalisasi dengan konsep masterplan smart city diantaranya kawasan Citra Niaga, Taman Tepian Mahakam, dan Mahakam Lampion Garden,” katanya. 

Selain itu, dia mengajak kabupaten/kota sekitar untuk bersinergi mengembangkan paket wisata terintegrasi seperti Kawasan Sungai Mahakam yang melintasi beberapa Kabupaten/Kota.

“Selain itu, saya juga mengusulkan adanya Tourism Center yang terintegrasi sinergis dengan Kabupaten dan Kota di sepanjang Daerah Aliran Sungai Mahakam, baik offline maupun online,” terangnya.

Sugeng menjelaskan, saat ini Samarinda memiliki 2 dermaga yang dapat mendukung smart tourism tersebut yaitu dermaga Mahakam Ilir, dan dermaga Mahakam Ulu. 

“Kedua dermaga ini sudah direvitalisasi sehingga siap melayani dan mengantarkan wisatawan menggunakan kapal wisata yang nyaman, ke kawasan hulu Sungai Mahakam, yang juga memiliki destinasi wisata yang otentik seperti danau Semayang, desa Pela, dan lain sebagainya,” jelasnya. 

Dengan demikian, Sugeng meyakini hal tersebut dapat membawa dampak positif dan akan dapat langsung dirasakan oleh semua kabupaten/ kota sekitar, apabila rencana intregasi pariwisata berjalan optimal.

Dia mengungkapkan bahwa peran teknologi informasi dapat membantu memberikan informasi dan layanan yang mudah, terjangkau, dan efisien untuk wisatawan.

Smart tourism yang digerakkan oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lintas sektoral di lingkungan Pemkot Samarinda juga diproyeksikan akan mendorong kemajuan lokasi destinasi wisata dengan inovasi, promosi pariwisata, peningkatan pelayanan wisata dan manajemen pariwisata,” pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IKN ibu kota negara
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top