Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Realisasi Investasi Kaltim 128 Persen Sepanjang 2021

Hasil ini menjadikan Provinsi Kalimantan Timur berada di urutan keempat untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) secara nasional.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 30 Januari 2022  |  18:57 WIB
Jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) di Kalimantan Timur. - Jasa Marga
Jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) di Kalimantan Timur. - Jasa Marga

Bisnis.com, SAMARINDA – Realisasi investasi Provinsi Kalimantan Timur mencapai Rp41,17 triliun di sepanjang 2021 sekaligus melebihi target senilai Rp32,53 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Puguh Harjanto menyatakan hasil ini menjadikan Provinsi Kalimantan Timur berada di urutan keempat untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) secara nasional.

“Capaian ini di luar ekspektasi saya prediksi Rp32,5 triliun, [padahal] di triwulan III masih terpaut Rp8 triliun,” ujarnya, Minggu (30/1/2022).

Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, nilai Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp12,93 triliun dengan 2.738 proyek. Sedangkan, nilai Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp3,41 triliun sebanyak 270 proyek sekaligus menempatkan Kaltim di urutan ke 12 secara nasional.

“Berdasarkan Target Kementerian Investasi/BKPM sebesar Rp32,53 triliun dengan capaian realisasi pada tahun 2021 sebesar Rp41,18 triliun maka persentasi yang telah dicapai sebesar 126,58 persen,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan realisasi investasi yang melebihi target itu disebabkan beberapa faktor diantaranya yaitu kesadaran atas pelaporan meningkat dengan beberapa langkah pengawalan pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

“Hampir 1.000 laporan perlu perbaikan sepanjang 2021 sehingga kami inten memaksimalkan pelaksanaan pemantauan, monitoring dan pengendalian investasi ke kabupaten/kota,” terang Puguh.

Selanjutnya, pelayanan perizinan berbasis online dengan pengawalan proyek investasi juga menjadi faktor penting pasca kemudahan sistem perizinan berbasis risiko.

Dengan demikian, kedua faktor ini menjadi pendorong realisasi investasi bisa melebihi target. Selain itu, DPMPTSP Kaltim terus mengoptimalkan pemetaan proyek di sektor-sektor baru yang siap ditawarkan kepada para investor di sejumlah forum investasi.

Adapun, Puguh menuturkan bahwa capaian ini perlu ditingkatkan lagi mengingat momentum pemindahan ibu kota Nusantara ke Kaltim dapat menjadi pemicu bagi akselerasi beberapa investasi, khususnya di sektor konstruksi.

Jika dirinci, realisasi PMA dan PMDN Kaltim mulai Januari hingga Desember 2021 adalah Rp10,88 triliun dengan 4.319 proyek dan PMDN senilai Rp30,3 triliun dengan 428 proyek dengan total Rp41,18 triliun.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi Pertumbuhan Ekonomi kaltim balikpapan
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top