Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dishub Samarinda Minta Masyarakat Lapor Apabila Ada Jukir Tak Mau Terima Pembayaran Nontunai

Pembayaran non tunai perlu disosialisasikan kepada masyarakat guna mengurangi indikasi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir.
Rachmad Subiyanto
Rachmad Subiyanto - Bisnis.com 01 September 2022  |  18:42 WIB
Dishub Samarinda Minta Masyarakat Lapor Apabila Ada Jukir Tak Mau Terima Pembayaran Nontunai
Juru parkir di Samarinda menerima pembayaran dari masyarakat. - Antara/Gunawan Wibisono
Bagikan

Bisnis.com, SAMARINDA—Dinas Perhubungan Kota Samarinda meminta masyarakat untuk melaporkan jika ada juru parkir yang menolak pembayaran nontunai.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu mengatakan saluran media sosial bisa menjadi salah satu opsi pelaporan masyarakat.

"Bila ada jukir yang menolak pembayaran parkir non tunai, segera laporkan ke instagram Dinas Perhubungan Samarinda," katanya dikutip dari Antara, Kamis (1/9/2022).

Menurutnya, pembayaran non tunai perlu disosialisasikan kepada masyarakat guna mengurangi indikasi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir melalui pembayaran yang lebih terukur.

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat untuk turut serta berperan membangun Kota Samarinda dengan mengurangi tingkat kebocoran PAD dari sektor parkir dan bersedia melakukan pembayaran non tunai.

Dia juga membantah adanya kebocoran PAD dari retribusi parkir berdasarkan pencatatan keuntungan sebelum dan setelah bekerjasama dengan Perumda Varia Niaga.

Pihaknya juga mengaku terjun langsung ke lapangan dengan mendatangi tiga titik lokasi pelaksanaan pembayaran parkir secara non tunai, yakni di ruas Jalan Panglima Batur, Jalan KH Khalid dan Jalan Diponegoro.

"Berdasarkan hasil turun ke lapangan ada juru parkir yang tidak mau menyampaikan kepada masyarakat tentang pembayaran parkir secara non tunai. Tetapi ada juga masyarakat ketika juru parkir menawarkan ID Card, mereka tidak mau tetap pakai uang tunai," ujar Hotmarulitua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samarinda
Editor : Rachmad Subiyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top