Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Launching Ruang Literasi Digital dan Edu BP, Pupuk Kaltim  Dorong Budaya Literasi Masyarakat di Kota Bontang

Program kampung pintar diharapkan semakin berdampak terhadap peningkatan kualitas hidup dan daya saing masyarakat.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 06 Oktober 2022  |  09:55 WIB
Launching Ruang Literasi Digital dan Edu BP, Pupuk Kaltim  Dorong Budaya Literasi Masyarakat di Kota Bontang
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) gelar soft opening Ruang Literasi Digital dan Perangkat Edukasi Balai Pustaka (Edu BP) bagi kelompok binaan Karang Taruna Satya Taru Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (5/10/2022). - JIBI/Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, BONTANG—Dorong peningkatan budaya literasi dan minat baca masyarakat, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) gelar soft opening Ruang Literasi Digital dan Perangkat Edukasi Balai Pustaka (Edu BP) bagi kelompok binaan Karang Taruna Satya Taru Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara. Peresmian dilakukan SVP Teknik Pupuk Kaltim Gatot Pramu Handoko, bersama Wakil Wali Kota Bontang Najirah, di LPK SUVI Training, Rabu (5/10/2022).

Gatot Pramu Handoko mengungkapkan pembangunan ruang literasi dan perangkat Edu BP ini merupakan salah satu wujud kepedulian Pupuk Kaltim dalam mendukung terciptanya masyarakat melek informasi, dalam kerangka pembangunan smart village melalui budaya literasi. Program dengan nama "Kampung Jawa Boba Kampung Pintar" ini bekerjasama dengan Karang Taruna Satya Taru, dengan lokus wilayah Kampung Jawa Kelurahan Bontang Baru, yang dibina sebagai salah satu smart village di Kota Bontang.

"Pupuk Kaltim sengaja menghadirkan sarana prasarana memadai dalam mendukung pengembangan Kampung Jawa Boba Kampung Pintar, sebab pembangunan smart village di era digital saat ini butuh fasilitas mumpuni dalam mendorong budaya literasi di masyarakat," ujar Gatot. 

Gatot menjelaskan perangkat Edu BP di ruang literasi digital berupa ratusan konten bacaan dan audiobook, yang bisa diakses secara daring maupun luring oleh masyarakat. Perangkat digital ini didatangkan dari Balai Pustaka Jakarta, untuk mempermudah masyarakat mencari referensi dan bahan edukasi yang dibutuhkan. Fasilitas ini juga ditujukan bagi para pelajar serta pemuda di Kelurahan Bontang Baru, sebagai sarana diskusi berbagai materi pembelajaran.

Gatot pun berharap pengadaan ruang literasi digital dan perangkat Edu BP ini mampu mendorong terwujudnya Kampung Jawa sebagai smart village di Kota Bontang, sekaligus upaya pengenalan kawasan sebagai Kampung Pintar melalui digitalisasi pendidikan.

"Semoga dengan penerapan teknologi informasi pada program ini, konsep smart village dengan budaya literasi tinggi di masyarakat mampu terwujud dengan baik di Kota Bontang," tambah Gatot.

Wakil Wali Kota Bontang Najirah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim dalam mendorong budaya literasi masyarakat, melalui program Kampung Jawa Boba Kampung Pintar di Kelurahan Bontang Baru. Menurut Najirah, adaptasi digitalisasi di era 4.0 sudah sepatutnya ditingkatkan di berbagai sektor, seiring kemajuan teknologi informasi yang memberi kemudahan akses kepada masyarakat.

Hal ini juga menjadi perhatian Pemerintah Kota dalam mendukung Bontang sebagai Kota Cerdas, melalui pemanfaatan teknologi informasi digital mulai dari skala kecil. Untuk membangun gagasan tersebut, maka dibutuhkan karakteristik yang bernilai dan berbeda melalui sarana prasarana memadai, agar implementasi program smart village ini bisa berjalan optimal.

"Kami ucapkan terima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim, yang telah menghadirkan fasilitas ruang literasi digital bagi masyarakat. Melalui bantuan ini, pengembangan karakteristik Kampung Jawa pada program kampung pintar diharap semakin mendorong terwujudnya smart village di Kota Bontang.," ucap Najirah.

Program kampung pintar pun diharap semakin berdampak terhadap peningkatan kualitas hidup dan daya saing masyarakat, mengingat pemanfaatan teknologi digital dihadirkan untuk memberi kemudahan akses informasi secara cepat dan tepat. Sehingga kedepan, berbagai potensi Kampung Jawa dapat terus dikembangkan dan berdampak positif terhadap kemajuan Kota Bontang dan kesejahteraan masyarakat.

"Dari program ini, Kampung Jawa didorong menjadi kawasan literasi percontohan yang bisa diikuti oleh Kelurahan lainnya di Kota Bontang. Termasuk pengembangan peluang ekonomi lainnya bisa ikut disasar masyarakat, seperti potensi pariwisata dan UMKM," tandas Najirah. 

Ketua Karang Taruna Satya Taru Fika Mandasari, mengungkapkan program ini sebagai salah satu upaya mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan teknologi tepat guna, yang berfokus pada pembangunan sosial masyarakat terutama di kalangan milenial. Berbagai kegiatan dalam pengembangan program Kampung Jawa Boba Kampung Pintar telah dilaksanakan, mulai dari aspek pembinaan mental spiritual hingga peningkatan budaya literasi di masyarakat.

Keberadaan ruang literasi digital dari Pupuk Kaltim ini pun akan turut dimanfaatkan menjadi sarana diskusi dan pembelajaran para pemuda bersama masyarakat Kelurahan Bontang Baru, yang difasilitasi pada program Class with Satya Taru.

"Kami akan memaksimalkan ruang literasi dan Edu BP ini, untuk mendorong budaya literasi di masyarakat. Terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari Pupuk Kaltim bagi program karang taruna kami,” tutur Fika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pupuk kaltim
Editor : Media Digital
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top