Wali Kota Balikpapan Sidak Proyek Pemkot, Kenapa?

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyatakan hal tersebut dilakukan karena Pemkot berupaya memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik.
Wali Kota Balikpapan Sidak Pengerjaan Proyek Pemerintah Kota. Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud meninjau lokasi pengerjaan peningkatan saluran drainase perkotaan saluran Primer Sepinggan, Balikpapan Selatan./Istimewa
Wali Kota Balikpapan Sidak Pengerjaan Proyek Pemerintah Kota. Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud meninjau lokasi pengerjaan peningkatan saluran drainase perkotaan saluran Primer Sepinggan, Balikpapan Selatan./Istimewa

Bisnis.com, BALIKPAPAN–Wali Kota Balikpapan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi proyek Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dan instansi guna memastikan berjalan dengan optimal.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menyatakan hal tersebut dilakukan karena Pemkot berupaya memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik.

"Ada pun permasalahan-permasalahan yang kurang itu wajar, justru dari kekurangan itu bisa dicari penyebabnya. Jika pelayanan kita maksimalkan, apa yang menjadi komitmen kita dalam melayani masyarakat bisa dapat realisasikan," ujarnya di Balikpapan, Senin (28/11/2022).

Rahmad meninjau lokasi pengerjaan peningkatan saluran drainase perkotaan saluran Primer Sepinggan, Balikpapan Selatan yang telah dikerjakan sejauh 160 meter dari total mencapai 325 meter dengan nilai mencapai Rp1,6 miliar yang dikerjakan mulai Oktober hingga Desember 2022.

Selanjutnya, Wali kota meninjau Sentra Industri Kecil Teritip sebagai gudang untuk menyimpan ikan atau daging yang dilengkapi cool storage.

Kemudian, Rahmad mendatangi ruang dewan PDAM dan melihat ruang meter yang berfungsi memantau penggunaan air dari setiap pelanggan di Kantor Perumda Tirta Manuntung Balikpapan.

"Saya berpesan kepada jajaran Perumda Tirta Manuntung layani dengan maksimal dan berbuat terbaik demi masyarakat," terangnya.

Terakhir, Rahmad melihat secara langsung perbaikan gedung BPBD dan Dinas Sosial (Dinsos) Balikpapan yang telah mencapai progress sebesar 60 persen.

“Kita berharap sebelum satu bulan ini kita rampungkan sebelum 20 hari ke depan dari sekarang. Mudah-mudahan terealisasi lah kalau nggak ya ada peringatan bahkan sampai ketegasan sanksi dan pidana,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper