Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Okupansi Hotel dan Restoran di Balikpapan Terus Membaik Jelang Nataru

Sampai dengan Oktober 2022 persentase okupansi mengalami kenaikan hingga 50 persen dari tahun lalu.
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 29 November 2022  |  13:16 WIB
Okupansi Hotel dan Restoran di Balikpapan Terus Membaik Jelang Nataru
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, BALIKPAPAN –– Industri perhotelan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai mengalami kenaikan okupansi, khususnya menjelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru).

Executive Assistant Manager Hotel ASTON Samarinda Triwahyunizar menyatakan sampai dengan Oktober 2022 persentase okupansi mengalami kenaikan hingga 50 persen dari tahun lalu.

“Okupansi ASTON Samarinda jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu, dimana para pebisnis dan juga target market lainnya mengadakan agenda kegiatan sebelum tutup tahun 2022,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Bisnis, Selasa (29/11/2022).

Dia menambahkan, beberapa faktor peningkatan okupansi tersebut lebih baik dari tahun sebelumnya karena level PPKM telah turun, proyek Ibu Kota Negara (IKN) mulai berjalan dan kebutuhan tamu dari berbagai daerah sudah bisa diakomodir dengan baik.

Sementara itu, Marketing Communication Manager ASTON Samarinda Tiara Bulan menyatakan setidaknya menjelang akhir tahun, okupansi hotel-hotel di Samarinda rata-rata meningkat dengan bertambahnya kegiatan MICE.

Dia menyebutkan pihak perhotelan telah mempersiapkan sejumlah upaya dalam menghadapi akhir tahun di tengah isu meningkatnya kembali kasus Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan berdasarkan pengalaman yang telah lalu.

Senada, Assistance Director of Sales Novotel Ibis Balikpapan Randa Noah Bramiko menyatakan pihaknya masih tetap mengikuti perkembangan terkini dengan menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

 “Performa dari aspek Occupancy and Revenue, tahun ini surplus di atas target ya tentu lebih baik (dari tahun sebelumnya). Trend bisnis naik signifikan karna aturan pemerintah yang membuka lagi perjalanan dan kegiatan di hotel, sehingga bisnis kembali normal,” katanya.

Adapun, dia menuturkan bahwa, lanskap bisnis di tahun 2023 akan konsisten tumbuh signifikan yang disebabkan beberapa faktor, seperti proyek IKN, aktivitas bisnis yang kembali menggeliat dan naiknya anggaran belanja pemerintah daerah.

“Itu akan berdampak pada kenaikan ‘business demand’. Target masih sama baik Government, Corporate, dan Publik,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim Natal dan Tahun Baru
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top