Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kinerja Perhotelan Kaltim Jelang Tutup Tahun 2023

Lanskap bisnis di tahun 2023 akan dipengaruhi proyek pembangunan IKN, aktivitas bisnis yang kembali menggeliat dan naiknya anggaran belanja pemerintah daerah.
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 29 November 2022  |  15:27 WIB
Kinerja Perhotelan Kaltim Jelang Tutup Tahun 2023
Resepsionis hotel sedang melayani calon konsumen. - Ilustrasi/Bisnis/Amri Nur Rahmat
Bagikan

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Sejumlah faktor disinyalir mendorong optimisme sektor industri perhotelan dan restoran di Provinsi Kalimantan Timur tahun mendatang.

Assistance Director of Sales Novotel Ibis Balikpapan Randa Noah Bramiko menyatakan lanskap bisnis di tahun 2023 akan konsisten tumbuh signifikan yang disebabkan beberapa faktor, seperti proyek pembangunan IKN, aktivitas bisnis yang kembali menggeliat dan naiknya anggaran belanja pemerintah daerah.

“Itu akan berdampak pada kenaikan business demand. Target masih sama baik government, corporate, dan publik,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Bisnis, Selasa (29/11/2022).

Dia menambahkan, dari aspek okupansi dan pendapatan bisnis, tahun ini pihaknya sudah melewati target yang ditentukan.

“Tentu lebih baik (dari tahun sebelumnya). Tren bisnis naik signifikan karna aturan pemerintah yang membuka lagi perjalanan dan kegiatan di hotel, sehingga bisnis kembali normal,” katanya.

Sementara itu, Marketing Communication Manager Aston Samarinda Hotel & Convention Center Samarinda Tiara Bulan menyebutkan target untuk tahun ini sudah tercapai karena meningkatnya hunian, MICE dan kebutuhan tamu dari luar kota atau pusat seiring dengan agenda IKN.

“Sektor pembangunan IKN, beberapa infrastruktur penghubung jalan yang akan diproyeksikan di Kaltim, dari sisi itu kami optimis akan mempengaruhi tingkat hunian dan agenda kegiatan,” sebutnya.

Menurutnya, market yang disasar masih sama seperti tahun sebelumnya yaitu masyarakat domestik, pemerintahan, kementerian, corporate dan social event.

Kami juga tetap berupaya meningkatkan berbagai fasilitas bagi para tamu yang datang ke hotel,” terangnya.

Dia menuturkan masih tetap mengikuti perkembangan terkini terkait antisipasi penyebaran Covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“Karena kurang lebih tiga tahun sudah jadi kebiasaan baik yang terus dijalankan di Aston Samarinda untuk para tamu juga karyawan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim perhotelan
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top