Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Momen Nataru, Uang Tunai Rp2,85 Triliun Siap Beredar di Kaltim

Uang tunai itu disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang diprakirakan akan meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru 2023.
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 26 Desember 2022  |  17:35 WIB
Momen Nataru, Uang Tunai Rp2,85 Triliun Siap Beredar di Kaltim
Nasabah mengambil uang tunai di anjungan tunai mandiri, di Jakarta, Sabtu (10/6). - JIBI/Endang Muchtar
Bagikan

Bisnis.com, BALIKPAPAN ––  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (KPwBI Kaltim) dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,85 triliun dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (HBKN Nataru).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Ricky P Gozali menyatakan uang tunai itu disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang diprakirakan akan meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru 2023.

“Jika dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya, maka jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp237 milyar atau setara dengan 9,07 persen (yoy),” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (26/12/2022).

Dia menyebutkan, peningkatan ini mempertimbangkan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat, perkiraan belanja pemerintah, realisasi bantuan langsung tunai dan peningkatan transaksi jelang HBKN Nataru.

Adapun, Bank Indonesia menyiapkan uang tunai yang terdiri dari Rp74 miliar Uang Pecahan Kecil (UPK) dan Rp2,77 triliun Uang Pecahan Besar (UPB).

“Penyediaan uang tunai tersebut telah mempertimbangkan berbagai asumsi makroekonomi terkini dan proyeksi perekonomian ke depan,” katanya.

Ricky mengungkapkan bahwa pemenuhan kebutuhan uang tunai kepada masyarakat menjelang HBKN Nataru difokuskan melalui loket di perbankan.

“Bank Indonesia telah menghimbau kepada seluruh perbankan untuk menyediakan pecahan uang yang dibutuhkan oleh masyarakat/nasabah dan memastikan ketersediaan uang tunai di masing-masing Anjungan Tunai Mandiri (ATM) perbankan sampai dengan akhir tahun 2022,” ungkapnya.

Untuk memenuhi kebutuhan uang tunai tersebut, kata Ricky, KPwBI Kaltim dan KPwBI Balikpapan telah menyuplai uang layak edar ke seluruh jaringan kantor perbankan di wilayah Kaltim sebanyak Rp2,12 triliun sampai dengan tanggal 23 Desember 2022.

“Tambahan uang layak edar dengan berbagai pecahan tersebut telah menyesuaikan data historis kebutuhan uang kartal di tahun sebelumnya dan menghitung proyeksi kebutuhannya di tahun ini,” pungkasnya.

Dalam rangka mendukung perluasan digitalisasi, Bank Indonesia juga menghimbau masyarakat untuk menggunakan transaksi non-tunai (digital banking, uang elektronik, QRIS, dan BI-FAST) yang lebih efisien dan aman. Bank Indonesia juga terus mengedukasi masyarakat untuk Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah sehingga dapat memperlakukan uang rupiah dengan bijak.

Cinta Rupiah diwujudkan dengan mengenali karakteristik dan keaslian uang rupiah, serta merawat uang rupiah sebaik mungkin. Bangga Rupiah diwujudkan dengan memahami bahwa rupiah merupakan simbol kedaulatan bangsa dan merupakan satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia dan Paham Rupiah diwujudkan dalam konteks menggunakan rupiah untuk bertransaksi secara bijaksana sesuai kebutuhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank Indonesia Natal dan Tahun Baru
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top