Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Inflasi Kaltim Catat 0,23 Persen Desember 2022

Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana menyatakan secara tahun kalender (year-to-date/ytd) dan tahun ke tahun (year-on-year/yoy), inflasi di Kaltim mencapai 5,35%.
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 02 Januari 2023  |  16:08 WIB
Inflasi Kaltim Catat 0,23 Persen Desember 2022
- Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, BALIKPAPAN –– Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur (BPS Kaltim) mencatat inflasi sebesar 0,23 persen sepanjang Desember 2022. 

Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana menyatakan secara tahun kalender (year-to-date/ytd) dan tahun ke tahun (year-on-year/yoy), inflasi di Kaltim mencapai 5,35 persen.

“Kedua Kota IHK juga mengalami Inflasi yakni Samarinda sebesar 0,26 persen dan Balikpapan sebesar 0,20 persen,” ujarnya dalam rilis kepada media, Selasa (2/1/2023).

Dia menambahkan, terdapat lima kelompok mengalami inflasi, empat kelompok mengalami deflasi dan dua lainnya terpantau stabil dari total 11 kelompok pengeluaran.

“Kelompok yang memberi andil inflasi yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,14 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran dengan andil sebesar 0,07 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,04 persen,” katanya.

Kemudian, kelompok kesehatan menyumbang andil inflasi sebesar 0,01 persen dan kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,004 persen.

Untuk kelompok yang memberikan andil deflasi yaitu kelompok transportasi dan juga kelompok pakaian dan alas kaki dengan andil deflasi masing-masing sebesar 0,0191 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,0111 persen dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,0003 persen.

Sedangkan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan dan kelompok pendidikan pada Desember 2022 cenderung stabil.

Yusniar mengungkapkan bahwa komponen energi di Kota Balikpapan mengalami inflasi sebesar 0,03 persen dengan IHK sebesar 117,28. Sedangkan, untuk Kota Samarinda tercatat sebesar 0,07 persen dengan IHK sebesar 113,66.

“Komponen bahan makanan pada Desember 2022 di Kota Balikpapan mengalami inflasi sebesar 0,96 persen dengan IHK sebesar 115,98 dan di Kota Samarinda komponen bahan makanan mengalami inflasi sebesar 0,52 persen dengan IHK sebesar 115,77,” ungkapnya.

Secara spasial, dia menuturkan bahwa dari 12 kota IHK di wilayah Pulau Kalimantan seluruhnya mengalami inflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Banjarmasin sebesar 0,72 persen dengan IHK 117,05 sedangkan inflasi terendah terjadi di Tanjung Selor yaitu sebesar 0,19 persen dengan IHK 113,23,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi kaltim
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top