Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Daftar Tunggu Calon Haji di Balikpapan Hingga 69 Tahun

Berdasarkan kuota kota Balikpapan terakhir, estimasi keberangkatan haji kota Balikpapan menunjukkan tahun 2092. 
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 26 Januari 2023  |  11:17 WIB
Daftar Tunggu Calon Haji di Balikpapan Hingga 69 Tahun
Ilustrasi calon jemaah haji cek kesehatan.
Bagikan

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Daftar tunggu haji di Kota Balikpapan tembus 69 tahun untuk tahun 2023.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Balikpapan Balikpapan, Johan Marpaung menyatakan berdasarkan kuota Kota Balikpapan terakhir, estimasi keberangkatan haji Kota Balikpapan menunjukkan tahun 2092. 

Dengan total jumlah pendaftar haji sebanyak 16.881 jemaah, dan 530 jemaah Kota Balikpapan yang diberangkatkan tahun ini,” ujarnya di Balikpapan, Kamis (26/1/2023).

Hal tersebut jauh di atas daftar tunggu jemaah haji secara nasional. Sebagaimana diketahui, daftar tunggu jemaah haji Indonesia mencapai 40 tahun.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan ini masih lebih cepat dibandingkan dengan negara tetangga Malaysia yang mencapai 141 tahun sebelum pandemi.

Di sisi lain, Johan menyebutkan terdapat 234 calon jemaah haji (Calhaj) melakukan pembatalan keberangkatan haji reguler di daftar tunggu haji tahun 2022.

"Ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab pembatalan tersebut, seperti haji plus, keperluan keluarga/ekonomi, sakit dan meninggal,” sebutnya.

Dia merinci faktor penyebab pembatalan karena haji plus mencapai 21 calon, keperluan keluarga/ekonomi sebanyak 149 calon, kemudian yang sakit 22 calon dan wafat 42 calon jemaah haji.

Johan menjelaskan, jika calhaj melakukan pembatalan keberangkatan haji, maka kloter berikutnya akan naik atau tersistem. “Sehingga, begitu ada yang mengundurkan diri, kemudian di proses, kloter berikutnya akan naik,” jelasnya.

Adapun, untuk calhaj yang meninggal dapat diwakilkan dengan ahli waris yang bersangkutan, yaitu anak dan suami. “Dengan kriteria untuk bisa menggantikan, sebab tidak bisa sembarangan orang,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibadah Haji dana haji balikpapan
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top