Pemindahan IKN Berdampak ke Infrastruktur di Benua Etam

Pemindahan IKN terbukti berdampak positif terhadap peningkatan kondisi jalan nasional secara langsung, termasuk pembangunan infrastruktur di Benua Etam.
Foto aerial proyek pembangunan Paket 2 Peningkatan Jalan Tering-Long Bagun sepanjang tiga kilometer di Ujoh Bilang, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Rabu (5/9). Kementerian PUPR bersama Pemkab Mahakam Ulu akan melakukan pengaspalan ruas jalan sepanjang 12,5 kilometer yang terbagi dalam dua paket peningkatan ruas jalan./Antara-Aprillio Akbar
Foto aerial proyek pembangunan Paket 2 Peningkatan Jalan Tering-Long Bagun sepanjang tiga kilometer di Ujoh Bilang, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Rabu (5/9). Kementerian PUPR bersama Pemkab Mahakam Ulu akan melakukan pengaspalan ruas jalan sepanjang 12,5 kilometer yang terbagi dalam dua paket peningkatan ruas jalan./Antara-Aprillio Akbar

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) membeberkan dampak pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di wilayahnya.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan pemindahan IKN terbukti memberikan dampak sangat positif terhadap peningkatan kondisi jalan nasional secara langsung, khususnya peningkatan alokasi dana pusat untuk pembangunan infrastruktur di Benua Etam.

Dia merinci, kondisi jalan nasional dalam keadaan mantap 82,29 persen pada akhir 2021, lalu meningkat menjadi 84,72 persen pada akhir tahun 2022.

“Sementara (jalan) tidak mantap 15,38 persen. Secara bertahap terus mengalami peningkatan,” ujarnya yang dikutip, Kamis (2/2/2023).

Menurut peta jaringan jalan nasional, ada beberapa bagian a.l pertama, lintas selatan sepanjang 1.028,58 km dengan kemantapan 86,84 persen. Kedua, lintas tengah sepanjang 381,36 km dengan kemantapan 66,53 persen. Ketiga, non lintas sepanjang 223,63 km dengan tingkat kemantapan 90,53 persen.

Keempat, lintas penghubung sepanjang 74,31 km dengan kemantapan 93,32 persen. Kelima, paralel perbatasan sepanjang 263,9 km dan penghubung paralel perbatasan 234,37 km.

“Prediksi kemantapan jalan nasional hingga akhir 2023 sekitar 90 persen dan prediksi kemantapan jalan nasional pada akhir 2024 sebesar 94 persen,” terang Isran.

Dia mengungkapkan bahwa tahun ini pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR akan melanjutkan pekerjaan-pekerjaan yang sudah berkontrak a.l pembangunan jalan akses ke Persemaian Mentawir di Sepaku, preservasi Sp 3 – Lempake – Sp 3 Sambera – Santan, preservasi jalan Batu Ampar – Sp 3 Muara Wahau dan preservasi jalan Kelay – Labanan.

Kemudian, preservasi jalan Labanan – Tanjung Redeb – batas Bulungan, preservasi jalan Gunung Tabur (Sp 3 Maluang - Usiran – Tanjung Batu (Dermaga Derawan) dengan panjang jalan nasional tahun 2022 mencapai 1.806,76 km.

Selain itu, pembangunan jalan juga akan dilakukan untuk kawasan perbatasan, seperti pembangunan jalan Long Pahangai – Long Boh, jalan Long Bagun – Tering 3, pembangunan jalan dan jembatan Long Bagun – Tering 5, pembangunan jembatan ruas Tiong Ohang – Long Pahangai/paralel perbatasan IV, jembatan paralel perbatasan V, dan pembangunan jalan Tering – Long Bagun 4.

Khusus untuk pembangunan wilayah sekitar IKN, terdapat beberapa proyek pembangunan yang akan dilakukan a.l pembangunan jalan kerja/logistik IKN (KIPP), paket pembangunan jalan lingkar Sepaku segmen 4, jalan tol IKN segmen Tempadung – Jembatan Pulau Balang dan jalan tol IKN segmen KKT Kariangau – Simpang Tempadung.

Dilanjutkan dengan pembangunan jalan tol IKN segmen Karang Joang – KKT Kariangau, pembangunan (duplikasi) bentang pendek Jembatan Pulau Balang, pembangunan dermaga logistik IKN, pembangunan pelindung tumbukan kapal (fender) dan bangunan pelengkap Jembatan Pulau Balang, serta pembangunan jalan sumbu kebangsaan sisi barat dan sisi timur.

Sebagai informasi, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim telah menggelontorkan anggaran mencapai Rp4,3 triliun untuk membangun infrastruktur di Kaltim sepanjang tahun 2022 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper