Konsumsi Avtur di Kalimantan Melonjak saat Lebaran 2023

Peningkatan konsumsi ini sesuai dengan proyeksi yang telah diperhitungkan oleh Pertamina Patra Niaga.
Proses pengisian avtur di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan/Istimewa
Proses pengisian avtur di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan/Istimewa

Bisnis.com, BALIKPAPAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melaporkan lonjakan konsumsi bahan bakar pesawat udara (avtur) hingga 50 persen menjelang libur Lebaran 1444 H.

Area Manager Communication, Relations & CSR Patra Niaga Regional Kalimantan Arya Yusa Dwicandra menyatakan peningkatan konsumsi ini sesuai dengan proyeksi yang telah diperhitungkan oleh Pertamina Patra Niaga.

"Konsumsi harian normal avtur di Kalimantan adalah 427 kiloliter per hari. Namun, pada H-3 Lebaran jumlah tersebut meningkat menjadi 643 KL per hari," ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (27/4/2023).

Dia menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah memastikan ketersediaan stok avtur yang aman dan terjaga hingga masa arus balik nanti.

Menurutnya, stok avtur saat ini memiliki ketahanan hingga 12 hari akumulatif. Setelah H-3 Lebaran, konsumsi avtur masih di bawah normal dengan rata-rata harian sebesar 392 KL per hari.

“Kami memperkirakan akan terjadi peningkatan pada akhir April dan awal Mei 2023, namun tidak sebesar pada H-3 Lebaran," terang Arya.

Sebagai Sub Holding Commercial & Trading, Arya menuturkan bahwa PT Pertamina Patra Niaga di Regional Kalimantan berkomitmen untuk memastikan ketersediaan energi, termasuk BBM, LPG, dan produk turunan lainnya, bagi masyarakat.

“Untuk pertanyaan, masukan, dan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi kontak Pertamina 135 atau melalui aplikasi MyPertamina,” pungkasnya.

Menurut catatan Bisnis, Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan mencatatkan 12.388 penumpang yang berangkat dan 92 pergerakan pesawat udara pada puncak arus mudik Hari Raya Idulfitri 2023. 

General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Ahmadi Syaugi Syahab menyatakan jumlah pergerakan penumpang dan pesawat udara yang berangkat pada puncak arus mudik Lebaran ini lebih tinggi dari angka yang diprediksikan yaitu, 8.415 penumpang dan 72 pergerakan pesawat udara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler