Bankaltimtara Resmikan Perpindahan Alamat di Cabang Jakarta

Bankaltimtara meresmikan pindah alamat kantor cabang Jakarta ke Kantor Badan Penghubung Kaltara di Jalan Kramat II Kwitang dari sebelumnya di Senayan City.
Bankaltimtara meresmikan pindah alamat kantor cabang Jakarta ke Kantor Badan Penghubung Kaltara di Jalan Kramat II Kwitang dari sebelumnya di Senayan City.
Bankaltimtara meresmikan pindah alamat kantor cabang Jakarta ke Kantor Badan Penghubung Kaltara di Jalan Kramat II Kwitang dari sebelumnya di Senayan City.

Bisnis.com, JAKARTA –– Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara) meresmikan pindah alamat kantor cabang Jakarta ke Kantor Badan Penghubung Kaltara di Jalan Kramat II Kwitang dari sebelumnya di Senayan City.

Direktur Utama Bankaltimtara Muhammad Yamin mengatakan bahwa perpindahan kantor ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong optimalisasi aset daerah yang dimiliki pemegang saham. Selain itu, hal ini juga bisa menjadi salah satu langkah efisiensi karena biaya sewa yang dibebankan juga menjadi pemasukan daerah.

“Kantor Cabang Jakarta ini didirikan dengan tujuan untuk mendekatkan layanan kepada nasabah yang berada di Jakarta. Dengan lokasi yg baru ini saya berharap bisa mendekatkan diri kepada nasabah,” ujarnya dalam sambutannya, Kamis (28/12/2023).

Yamin menambahkan pihaknya juga telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan mengenai pemindahan lokasi kantor cabang ini. Bankaltimtara pun menginformasikan bahwa nasabah di Jakarta apabila sebelumnya bertransaksi di Senayan City kini sudah pindah ke Banhub Kaltara.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang menambahkan rencana pemindahan operasional ini disampaikan sejak Maret 2021. Dia pun kemudian menindaklanjutinya hingga kemudian resmi pindah pada Kamis (28/12).

“Semoga bisa semakin memudahkan segala urusan transaksi keuangan nasabah Bankaltimtara yang berada di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya,” tuturnya.

Saat ini, Bankaltimtara sudah masuk dalam Bank KBMI 2 karena memiliki modal inti senilai Rp8,2 triliun.

KBMI adalah singkatan dari Kelompok Bank dengan Modal Inti. Terdapat empat kategori KBMI yakni 1 dengan ekuitas minimal Rp6 triliun. KBMI 2 dengan ekuitas Rp6 triliun-Rp14 triliun, KBMI 3 memiliki modal minimal Rp14 triliun-Rp70 triliun, dan KBMI 4 untuk ekuitas lebih dari Rp70 triliun.  

“Dengan adana modal yang bertambah ini maka kami juga harus memperbesar kapasitas kami,” tuturnya.

Yamin mengungkapkan bahwa dukungan pemegang saham selama ini sangat penting salam menjaga bisnis perusahaan. “Selama ini para pemagang saham sudah memberikan dukungan yang maksimal untuk pengembangan Bisnis yang kami jalankan,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler