Ada Lukisan 3 Dimensi di Kampung Warna-warni Balikpapan

Oleh: Nadya Kurnia 01 Maret 2017 | 10:15 WIB
Wali Kota Balikpapan berpose di lukisan 3 dimensi Kampung Warna-warni

Bisnis.com, BALIKPAPAN-Balikpapan memiliki destinasi wisata baru bernama Kampung Warna-warni yang terletak di Teluk Seribu di Balikpapan Barat.

Destinasi wisata itu diresmikan Selasa (28/2/2017) yang memiliki keunikan berupa lukisan 3 dimensi dan mural yang menariknya bisa diakses pengunjung tanpa harus bayar.

Pemerintah Kota Balikpapan mendorong masyarakat setempat untuk menggerakkan perekonomian di sekitar Kampung Warna-warni tersebut seperti dengan membuka usaha penjualan kaos, kuliner khas daerah dan cenderamata.

Oemy Facessly, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Balikpapan mengatakan, warga dipersilahkan untuk membuka usaha kuliner dan oleh-oleh. "Semoga lokasi ini selalu ramai karena ini wisata baru di Balikpapan," ujarnya, Selasa (28/2/2017).

Dia mengatakan pihaknya juga memberikan pendidikan dan pelatihan tour guide untuk 10 warga setempat atau remaja-remaja yang putus sekolah. Untuk sementara, panduan wisata dilakukan oleh duta wisata.

Oemy optimistis keberadaan destinasi wisata baru ini mampu mendongkrak kunjungan wisata kota minyak. Sejak pertama kali dibuka, lanjutnya, banyak pengunjung tiba.

"Ada pengunjung dari Bandung dan Banten, rata-rata tahu dari media sosial. Sejak Januari hingga menjelang akhir bulan ini total kunjungan ke Balikpapan sudah 2.000," sambungnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan kampung wisata itu masih membutuhkan pembenahan, khususnya pada infrastruktur dan sarana serta prasarana.

"Semua kita benahi. Warga yang berjualan juga diberi pemahaman agar kuliner dan barang dagangan yang lain benar-benar bersih. Nanti dilengkapi juga dengan toko cenderamata," ungkapnya.

Hingga saat ini, pemkot belum memutuskan pemungutan retribusi masuk Kampung Warna-warni. Rizal mengatakan pihaknya belum menargetkan pemungutan retribusi.

"Yang penting bisa jadi objek kunjungan dan perekonomian warga bisa terangkat. Apalagi untuk menghias kawasan ini dengan warna dan juga lukisan mural, Pemkot tidak mengeluarkan Rupiah sepeser pun. Semua ditangggung sponsor dan itu memang keinginan kita agar setiap kegiatan melibatkan pihak swasta seperti dana CSR perusahaan," tutupnya.

Editor: Fajar Sidik

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer