Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kawasan Perbatasan Di Nunukan Masih Bergulat Pada Masalah Klasik

Kondisi kawasan perbatasan di Kabupaten Nunukan masih bergulat dengan ketertinggalan dalam berbagai bidang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Desember 2015  |  13:22 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, NUNUKAN—Kondisi kawasan perbatasan di Kabupaten Nunukan masih bergulat dengan ketertinggalan dalam berbagai bidang.

Kepala Kesbangppol Joko Satosa mengatakan kondisi ini sudah berlangsung sejak era Orde Baru hingga yang terakhir. “Kami berharap ada perubahan sesuai dengan salah satu butir Nawa Cita, yakni pembangunan dari kawasan perdesaan, pedalaman dan perbatasan,” katanya, Jumat (18/12/2015).

Sementara itu, Komandan Satgas Pamtas Yonif 521/Dadako Yudho Slamet Winarto mengatakan lambatnya pembangunan, khususnya infrastruktur perhubungan darat, menyebabkan kendala dalam melalukan pengawasan dan pengamanan.

“Kawasan perbatasan darat sekitar 1.000 Km atau 4.080 patok perbatasan dan 17 pos perbatasan harus kita kawal dengan kondisi geografis cukup berat,” katanya.

Dia setuju perlu segera membangun dan membenahi infrastruktur perhubungan di perbatasan agar pengamanan di daerah itu dapat maksimal. Menurutnya, perhubungan darat adalah urat nadi perekonomian rakyat. “Apalagi banyak persoalan di perbatasan terkait masalah ekonomi sehingga marak terjadi kasus penyelundupan,” katanya.

Selain kasus penyelundupan, kasus yang rawan di perbatasan karena kondisi klasik itu adalah terorisme, peredaran senjata api dan narkotika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbatasan kalimantan utara

Sumber : Antara

Editor : Rachmad Subiyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top