Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mau Ikut Dapat Saham Blok Nunukan, Pemprov Kaltara Jajaki Dana Talangan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sedang menjajaki penggunaan dana talangan untuk bisa ikut serta mendapatkan saham pengelolaan sumur minyak dan gas Blok Nunukan di Kabupaten Bulungan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Desember 2016  |  23:24 WIB
Ilustrasi - JIBI
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, TARAKAN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sedang menjajaki penggunaan dana talangan untuk bisa ikut serta mendapatkan saham pengelolaan sumur minyak dan gas Blok Nunukan di Kabupaten Bulungan.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie melalui keterangan tertulisnya, Selasa (27/12/2016) menyebutkan, pihaknya serius terkait tawaran participating interes (PI) atas pengelolaan Blok Nunukan tersebut.

Namun dia menilai perlu payung hukum berupa peraturan daerah (perda) atas tawaran keikutsertaan, termasuk pembentukan badan usaha milik daerah (BUMD).

Keberadaan BUMD dinilai penting karena pengelolaan blok migas perlu suntikan dana Pemprov Kaltara dalam bentuk dana talangan yang sedang dijajaki dari PT Pertamina Hulu Energy (PHE).

"Mengenai bagi hasil yang akan diperoleh Pemprov Kaltara nantinya sisa dihitung meskipun dana talangan tetap berasal dari PT Pertamina Hulu Energy," ujar Irianto Lambrie.

Gubernur Kaltara juga meminta kepada Pemkab Bulungan untuk menyiapkan payung hukum karena lokasi pengelolaan berada di wilayahnya sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 tahun 2016 tentang Participating Interes 10% pada wilayah kerja migas tersebut.

"Jadi ada ketentuan-ketentuan yang perlu dipatuhi oleh pengelola (perusahaan) dengan pemerintah daerah lokasi lapangan migas berada."

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalimantan utara blok migas

Sumber : Antara

Editor : Yoseph Pencawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top