Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kuota Haji 2017 Untuk Kaltim Bertambah

Kedatangan Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz ke Indonesia rupanya berimbas positif untuk umat Islam di Kaltim, sebab pihak kerajaan menambah kuota haji tahun ini.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 16 Maret 2017  |  16:31 WIB

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Kedatangan Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz ke Indonesia rupanya berimbas positif untuk umat Islam di Kaltim, sebab pihak kerajaan menambah kuota haji tahun ini.

Sebelumnya, kuota kelompok terbang haji untuk Kaltim hanya 12 kloter, namun ditambah menjadi 15 kloter. Dari jumlah tersebut, kuota jamaah yang berangkat berjumlah 3.012 orang.

Dengan penambahan kloter ini, pemberangkatan calon jamaah haji dari Kaltim berjumlah sama dengan jumlah kloter pada 2012.

"Terdiri dari 2.987 jamaah haji dan 25 orang tim pemandu haji daerah Kaltim dan Kaltara," jelas Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim Meiliana, Kamis (16/3/2017).

Dia mengatakan pihaknya mengapresiasi keputusan kerajaan Arab tersebut. Sebab dengan adanya penambahan kuota ini, calon jamaah yang belum berkesempatan untuk berhaji tahun ini akan berangkat.

"Kalau dulu yang diutamakan adalah calon jamaah yang sudah usia lanjut, dengan adanya penambahan kloter, calon jamaah yang usia muda jadi bisa berangkat juga," tambahnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Kaltim Saifi mengatakan penambahan kloter jamaah haji ini cukup mengurangi daftar tunggu pemberangkatan. Apalagi, calon jamaah yang diterima di Embarkasi Haji Balikpapan tak hanya berasal dari Kaltim.

"Ada yang dari Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah. Kami harap dengan adanya penambahan kuota ini, pelayanan yang bisa kami berikan juga akan membaik," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuota haji
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top