Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BKSDA Kalbar Terima Satwa Liar dari Masyarakat

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat menerima sejumlah satwa liar selama 1 minggu pada awal September 2017 ini yang diserahkan masyarakat kepada BKSDA Kalbar.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 11 September 2017  |  19:38 WIB
BKSDA Kalbar Terima Satwa Liar dari Masyarakat
Beruang madu - wikipedia

Bisnis.com, PONTIANAK – Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat menerima sejumlah satwa liar selama 1 minggu pada awal September 2017 ini yang diserahkan masyarakat kepada BKSDA Kalbar.

Dari rilis diterima Bisnis, Ketua Gugus Tugas Tumbuhan dan Satwa Liar BKSDA Kalbar Toto Sutyoso mengatakan, ada beragam satwa liar seperti 4 ekor beruang, 5 ekor kelempiau, 4 ekor kukang, 1 ekor elang, 1 burung cendrawasih.

“Pada Senin, (4/9/2017) masyarakat di Sintang menyerahkan jenis kukang berumur di bawah 1 tahun. Di kabupaten itu juga seorang warga menyerahkan hewan yang sama. Lalu, di Sekadau dijumpai 1 ekor burung Elang, 1 Cendrawasih, 1 ekor Kelampiau dan 1 ekor Kukang dan diserahkan ke Tim Gugus Tugas TSL BKSDA,” kata Toto, Senin (11/9/2017).

Hewan lain yang diperoleh, berasal dari kabupaten Sintang lagi, berhasil menyelematkan 2 ekor beruang dan di Kapuas Hulu tepatnya dari Kecamatan Seberuang yang diserahkan oleh masyarakat setempat yakni 3 ekor Kelampiau.

“Dari intensitas penyelamatan satwa liar ini mengindikasikan peningkatan kesadaran dari masyarakat terhadap kelestarian satwa di habitatnya asli untuk diserahkan secara sukarela kepada BKSDA.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

satwa liar bksda
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top