Bisnis.com, PONTIANAK – Ekspor Kalimantan Barat mengalami kenaikan sebesar 53,61% pada Januari-September 2017 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Kepala BPS Kalbar Pitono mengatakan, nilai ekspor pada Januariu-September 2016 mencapai US$403,67 juta dan meningkat lagi pada tahun ini senilai US$620,10 juta.
“Tiga komoditas unggulan ekspor Kalbar masih didominasi bahan kimia anorganik sebesar 41,15%, bijih, kerak dan abu logam mencapai 19,22% dan kayu barang dari kayu sebesar 11,11%,” kata Pitono di Pontianak, Rabu (1/11/2017).
Berikutnya, kata dia, kontribusi 3 komoditas andalan Kalbar disumbang lemak dan minyak hewan sebesar 9,20%, karet dan barang dari karet sebesar 7,76% dan ampas atau sisa industri makanan sebesar 3,03%.
Selanjutnya, tembakau sebesar 2,69%, buah-buahan sebesar 2,11%, lak, getah dan damar 1,79%, dan kopi, teh, rempah-rempah mencapai 0,49%.