Jelang Natal-Tahun Baru, Ketersediaan Uang di Kaltara Aman

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2017, diprediksi kebutuhan uang oleh masyarakat di Kaltara meningkat.
Eldwin Sangga | 06 Desember 2017 07:33 WIB
Uang rupiah. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, TARAKAN - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2017, diprediksi kebutuhan uang oleh masyarakat di Kaltara meningkat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Hendik Sudaryanto mengatakan pihaknya siap memenuhi kebutuhan uang di setiap Kabupaten Kota di Kaltara. Baik untuk di ATM maupun di bank-bank yang ada. Hanya saja, pihaknya belum dapat membandingkan berapa kebutuhan uang oleh masyarakat di Kaltara.

“Karena kita baru berdiri beberapa bulan yang lalu. Sama seperti kebutuhan lebaran yang lalu. Tetapi memang masyarakat membutuhkan uang emisi baru di hari besar seperti lebaran, natal dan tahun baru,” jelasnya kepada Bisnis, Selasa (5/12/2017).

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Hendik ini mengatakan, melihat pada momen Lebaran lalu, pihaknya akan melakukan dua strategi dalam pendistribusian uang. Untuk strategi pertama, pihaknya akan meminta kepada bank-bank yang ada untuk membuka pertukaran uang. Selanjutnya, pihaknya akan membuka kas keliling untuk penukaran uang di lokasi yang strategis.

Berdasarkan data, pihaknya mendistribusikan uang sekitar Rp240 miliar. Dari angka Rp240 miliar itu, uang pecahan Rp2 ribu, berjumlah Rp1,5 juta lembar. Sedangkan uang pecahan Rp100 ribu, berjumlah 1,2 juta lembar. Jumlah uang itu, didistribusikan pada Lebaran lalu.

“Kali ini ada dua perayaan. Dan BI bertanggungjawab untuk menyediakan uang untuk kebutuhan masyarakat,” ujar Hendik.

Hendik juga memastikan jika kurang lebih seribu ATM yang ada di Kaltara, terisi uang yang dibutuhkan masyarakat. Agar, ketika masyarakat membutuhkan, ATM tidak kosong. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Bank-Bank lain terkait hal ini.

“Kalau kas keliling akan kita buka di setiap Kabupaten Kota. Ada juga wilayah yang menggunakan kas titipan. Jadi ada bank yang bekerjasama untuk kas titipan itu. Seperti di wilayah Nunukan, Malinau menggunakan kas titipan,” sebutnya.

Ditambahkan, pada 2017 pihaknya menyiapkan Rp 1,2 triliun untuk Kaltara. Sejak berdiri di bulan Mei sampai November, pihaknya telah mendistribusikan uang sekitar Rp 900 juta lebih. Sedangkan uang yang masuk sekitar Rp 200 miliar lebih.

Tag : kaltara
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top