Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kaltara Usul 33.306 Hektare Perhutanan Sosial

Kalimantan Utara mengusulkan lahan untuk program Perhutanan Sosial seluas 33.306 hektare dari total yang ditarget Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencapai 109.000 hektare. 
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 24 November 2018  |  07:18 WIB
Pekerja mengumpulkan getah karet di area hutan PTPN IX, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (11/1). - ANTARA/Harviyan Perdana Putra
Pekerja mengumpulkan getah karet di area hutan PTPN IX, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (11/1). - ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Kalimantan Utara mengusulkan lahan untuk program Perhutanan Sosial seluas 33.306 hektare dari total yang ditarget Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencapai 109.000 hektare. 

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, Perhutanan Sosial adalah program nasional sebagai solusi memberikan akses kepada masyarakat yang tinggal di kawasan hutan. 

Menurutnya, fasilitas usulan hingga yang telah diverifikasi program Perhutanan Sosial mencapai 77.918 hektare dengan jumlah SK Menteri LHK sudah diterbitkan sebanyak 21 SK dengan luas 25.392,4 hektare. 

"Sisanya masih menunggu diterbitkannya SK seluas 52.526 hektare. Kalau untuk hutan adat sudah diusulkan, yaitu di Kabupaten Malinau tetapi belum terbit SKnya," kata Irianto dari siaran pers Pemprov Kaltara, Kamis (22/11/2018). 

Dia menyebutkan tidak ada batasan luasan kecuali skema kemitraan misalnya masyarakat bermitra dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) maka luas maksimalnya 2 hektare per kepala keluar. 

"Sedangkan jika bermitra dengan perusahaan yang memiliki izin konsesi maka luasnya maksimal 5 hektare per KK," kata Irianto. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hutan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top