Dekranasda Kaltara Prioritas Kembangkan UMKM Perbatasan

Dekranas bersama institusi terkait, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM) menjadikan wilayah perbatasan sebagai salah satu prioritas dalam upaya pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Eldwin Sangga | 25 Januari 2019 10:00 WIB
Ilustrasi UKM - ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Bisnis.com, TARAKAN – Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) bersama institusi terkait, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM) menjadikan wilayah perbatasan sebagai salah satu prioritas dalam upaya pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Demikian pula, peran serta aktif pemerintah daerah juga Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) untuk menghimpun dan mengkoordinasikan upaya pengembangan tersebut tak kalah penting. Demikian disampaikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengutip pernyataan Ketua Umum Dekranas Hj Mufidah Jusuf Kalla saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kaltara, tepatnya Kota Tarakan, Kamis (24/1).

Diungkapkan Irianto, masyarakat di wilayah perbatasan juga patut bersyukur, karena pemerintahan saat ini sangat intens membangun daerah timur, khususnya wilayah perbatasan.

“Dalam hal pembangunan infrastruktur, pun tak ketinggalan. Sebab, pembangunan infrastruktur merupakan langkah awal pembangunan di segala lini. Termasuk pembangunan UMKM,” kata Irianto.

Irianto juga menyatakan, Dekranas bersama kementerian terkait, juga Dekranasda dan dinas terkait akan terus melakukan upaya peningkatan produktivitas UMKM di wilayah perbatasan.

“Bahkan, Dekranas dan Dekranasda terjun langsung memantau perkembangan produktivitas UMKM di wilayah perbatasan Kaltara. Tak itu saja, Dekranas bersama kementerian terkait juga telah melakukan 6 pelatihan yang penting bagi perkembangan UMKM di daerah,” urai Irianto.

Mengenai persoalan ongkos angkut dan kirim bahan baku yang banyak menjadi pertanyaan para pelaku usaha, diutarakan Gubernur bahwa Dekranas menyarankan agar pelaku UMKM untuk berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai hal tersebut.

“Harus diakui bahwa sampai saat ini, sebagian besar bahan baku produk UMKM di Kaltara, berasal dari luar daerah. Dekranas pun menyarankan agar adanya inovasi dan kreativitas dari pelaku usaha lokal untuk mengembangkan potensi yang ada menjadi bahan baku. Misalnya, untuk pewarna pakaian dan lainnya yang menggunakan biota laut atau lainnya,” jelas Irianto.

Turut mendampingi ketua umum Dekranas, Ibu Bintang Puspayoga (istri Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah) selaku Ketua Bidang Manajemen Usaha dan Ibu Erni Tjahjo Kumolo (istri Mendagri) selaku Ketua Harian Dekranas dan Ketua Umum TP PKK Pusat.

Tag : dekranasda, kaltara
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top