Kaltara Siapkan Rp47 Miliar untuk Subsidi Ongkos Angkut Penerbangan 2019

Program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) orang atau penumpang penerbangan kembali dianggarkan tahun ini. Baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019.
Eldwin Sangga
Eldwin Sangga - Bisnis.com 30 Januari 2019  |  20:35 WIB
Kaltara Siapkan Rp47 Miliar untuk Subsidi Ongkos Angkut Penerbangan 2019
Ilustrasi - ANTARA/Iggoy el Fitra

Bisnis.com, TARAKAN – Program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) orang atau penumpang penerbangan kembali dianggarkan tahun ini. Baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019.

Dari informasi Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengalokasikan anggaran sebesar Rp35 miliar untuk kegiatan itu.

Sementara melalui APBD, Pemprov Kaltara menganggarkan sekitar Rp12 miliar. Jika ditotal tahun ini alokasi anggaran untuk SOA Penerbangan mencapai Rp47 miliar.

Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid menyebutkan, untuk realisasinya, pemberian SOA 2019 melalui APBN, sat ini tengah berlangsung proses pelelangan.

“Akhir Januari ini, Insya Allah akan dilakukan penandatanganan kontrak awal. Diperkirakan awal April 2019, sudah bisa direalisasikan,” kata Taupan.

Dikatakannya, pada program SOA penerbangan 2019, melalui APBN ada penambahan rute baru yang disasar. Rute ini, dinilai sebagai daerah yang sulit dijangkau oleh transportasi darat maupun laut.

Rute itu, yakni Data Dian, Pujungan, Mahak Baru, Long Sule dan Long Alango. Semuanya berada di Kabupaten Malinau. Kemudian 2 rute lainnya, berada di Nunukan, yakni Long Layu dan Binuang.

Menurut Taupan, penetapan rute baru ini berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub RI Nomor 138/2018, tentang Rute dan Penyelenggaraan Angkutan Udara Perintis.

Taupan mengatakan, masih di program yang sama, pada APBD Kaltara 2019 juga teralokasikan kegiatan ini. Nilainya sekitar Rp 12 miliar, untuk 9 rute PP yang akan dilayani.

“Untuk SOA dari APBD, sudah masuk tahap penyusunan dokumen lelang, untuk selanjutnya dilakukan pelelangan,” jelas Taupan.

Sebagai informasi, pada 2018, terealisasi 15 rute SOA APBN dengan nilai anggaran sekitar Rp21 miliar. Sedangkan dari APBD, pada 2018 dikucurkan dana sebesar Rp12 miliar.

Dengan perkembangan ini, maka dukungan APBD untuk SOA tahun ini akan menyesuaikan sehingga tidak tumpang tindih dengan SOA APBN.

“Jika semakin banyak operator penerbangan perintis yang dapat mengikuti lelang SOA baik APBN maupun APBD, maka proses lelang bisa lebih cepat,” pungkas Taupan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penerbangan, kaltara

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top