Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sejumlah Kontainer di Pontianak Tanpa Kunci Pengaman

Pemkot Pontianak meminta pengusaha kontainer untuk memperhatikan aspek keamanan dengan menggunakan twist locked atau kunci pengaman kontainer.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 11 Mei 2019  |  14:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemkot Pontianak meminta pengusaha kontainer untuk memperhatikan aspek keamanan dengan menggunakan twist locked atau kunci pengaman kontainer. 

Pasalnya, Kadis Perhubungan Pontianak Utin Srilena Candramidi mengatakan, dari hasil razia yang digelar pihaknya, ditemukan kendaraan pembawa kontainer tanpa kunci pengaman kontainer. 

"Karena sudah beberapa kali kejadian terutama kendaraan yang mengangkut kontainer tidak menggunakan twist locked," kata Utin dari siaran pers Pemkot dikutip Bisnis, Sabtu (11/5/2019).

Utin mengatakan, tanpa twist locked di kontainer itu sangat berbahaya bagi pengguna jalan.

"Apabila kendaraan tersebut naik di ruas tanjakan atau jembatan tol itu sangat berbahaya karena kontainer yang dibawanya bisa jatuh," ujar dia. 

Hal itu disampaikannya ketika melakukan razia di sejumlah titik jalan utama di Kota Pontianak terutama yang melintasi Jl. Rahadi Usman. 

Bersama Satlantas Polresta Pontianak, Dishub Pontianak merazia kendaraan selain tonton juga pick up dan truk pada pagi hari.

Untuk kontainer yang tidak disertai kunci pengaman diberikan sanksi tilang dan dendanya dijatuhkan ketika di pengadilan.    

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kontainer Pontianak
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top