Realisasi Hutan Sosial di Kalbar Terluas

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan merilis data terbaru pencapaian hutan sosial di Pulau Kalimantan, dengan porsi terbesar di Kalimantan Barat sebanyak 378.305,05 hektare.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 14 Juni 2019 20:02 WIB
Ilustrasi hutan.

Bisnis.com, SAMARINDA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan merilis data terbaru pencapaian hutan sosial di Pulau Kalimantan, dengan porsi terbesar di Kalimantan Barat sebanyak 378.305,05 hektare.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Bisnis, pada Jumat (14/6/2019), hutan sosial yang berhasil dicapai sampai 11 Juni 2019 untuk Regio Kalimantan adalah seluas 846.164,14 hektare dengan 521 unit Surat Keputusan (SK), dan 83.821 Kepala Keluarga (KK).

Menurut Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Provinsi Kalimantan Barat mencapai realisasi terbesar yakni 378.305,05 hektare, dengan penerima 131 unit SK, dan 38.847 KK. Peringkat kedua adalah Kalimantan Tengah dengan realisasi hutan sosial sebesar 194.862,61 hektare, dengan 138 unit SK, dan 18.908 KK.

Peringkat ketiga adalah Kalimantan Timur sebesar 152.661,28 hektare, penerima 80 unit SK, dengan total 6.382 KK. Disusul Kalimantan Utara dengan realisasi hutan sosial seluas 62.417,91 hektare, 67 unit SK, dan 9.072 KK. Realisasi terkecil adalah Kalimantan Selatan seluas 57.917,29 hektare untuk 105 unit SK bagi 10.612 KK.

Sebagai rincian, skema hutan sosial di Kalbar seluas 278.010 hektare berstatus Hutan Desa (HD), 17.699 hektare berstatus Hutan Kemasyarakatan (HKm), 2.773,41 hektare untuk Hutan Tanaman Rakyat (HTR), 31.846,05 hektare untuk Hutan Adat (HA), dan 47.976 hektare untuk Kemitraan Kehutanan (KULIN KK).

KLHK juga merincikan sebaran peta Hutan Adat (HA) di Kalimantan. Adapun total HA tetap dan yang masih indikatif ada 31.846,64 hektare. Saat ini di Kalimantan Barat sebagai kawasan terluas, penatapan HA sudah mencapai 4.157,5 hektare.

Lokasi HA ini tersebar di beberapa kabupaten dan kota. Misalnya saja; Kabupaten Bengkayang seluas 377 hektare, Kabupaten Landak seluas 900 hektare, Kabupaten Sanggau seluas 2.840 hektare, dan Kabupaten Sekadau seluas 40,5 hektare.

Sementara itu, untuk wilayah indikatif HA di Kalbar masih seluas 27.689,12 hektare. Adapun sejumlah lokasi yang masuk antara lain; Kabupaten Bengkayang seluas 535,83 hektare, Kabupaten Ketapang seluas 134,8 hektare, Kabupaten Landak seluas 886,83 hektare, dan Kabupaten Melawi seluas 26.131,68 hektare.

Saat ini, fungsi kawasan Hutan Konservasi di Kalimantan ada 5.582,02 hektare. Hutan Lindung di region Kalimantan ada 13.497,94 hektare. Sementara hutan dengan fungsi kawasan hutan produksi di region Kalimantan ada 27.037,91 hektare.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kehutanan, kalimantan

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top