Pertamina EP Genjot Produksi Sumur Baru dan Eksisting

PT Pertamina EP (PEP) terbukti dengan keberhasilan pemboran di wilayah Asset 5, yaitu sumur ST-194.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 14 Juni 2019 16:51 WIB
Pompa angguk milik Unit Bisnis Pertamina EP Sangasanga Tarakan di sumur minyak Juata, Tarakan, Kalimantan Timur. - JIBI

Bisnis.com, SAMARINDA – PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) berhasil menggenjot produktivitas sampai 925 barrel oil per day dan gas sebesar 0,279 million standard cubic feet per day.

Hermansyah Y Nasroen, Public Relation Manager melalui keterangan resmi yang diterima Bisnis menyatakan, ketekunan PT Pertamina EP (PEP) terbukti dengan keberhasilan pemboran di wilayah Asset 5, yaitu sumur ST-194.

Berdasarkan data 29 Mei 2019, minyak yang dihasilkan sebesar 925 barrel oil per day (BOPD) dan gas sebesar 0,279 million standard cubic feet per day (MMSCFD).

"PEP sekaligus kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas, mempunyai tugas utama mencari sumber minyak dan gas untuk mendapatkan target yang telah ditetapkan," jelas Hermansyah Y Nasroen, Jumat (14/6/2019).

Asal tahu saja, ST-194 ini berlokasi di Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Kaltim. Sumur ST-194 dibor hingga kedalaman 1.725 meter dan dihasilkan dari lapisan di kedalaman 1.089-1.091 meter.

Asset 5 Exploitation Senior Manager Krisna menyatakan produksi minyak dari sumur ST-194 ini berkisar di angka 925 BOPD, separuh lebih dari angka produksi lapangan Sangatta saat ini. Penambahan produksi baru dari satu sumur saja.

"Kami optimis bahwa pengembangan lapangan Sangatta ke depannya akan menemukan reservoir-reservoir yang potensial,” ujar Krisna optimis.

PEP Asset 5 mengelola lima lapangan migas di Kalimantan, yaitu lapangan Sangasanga dan Sangatta (Kalimantan Timur), lapangan Bunyu dan Tarakan (Kalimantan Utara), dan lapangan Tanjung (Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah).

Berdasarkan data April 2019, produksi minyak mentah (YTD) PEP Asset 5 berkisar pada angka 17.770 barrel oil per day (BOPD). Sementara produksi gas bumi (YTD) berkisar pada angka 11,74 million standard cubic feet per day (MMSCFD).

Data produksi minyak (YTD) lapangan Sangatta sendiri berada di angka 1.736 BOPD. Sedangkan produksi gas bumi (YTD) berada di angka 1,08 MMSCFD.

Kontribusi minyak lapangan Sangatta sebesar 9,8% dari produksi PEP Asset 5. Sedangkan kontribusi gas bumi sebesar 9,2% dari produksi PEP Asset 5.

Dengan adanya penambahan produksi sebesar 925 BOPD dari sumur ST-194, maka kontribusi produksi lapangan Sangatta terhadap PEP Asset 5 berpotensi meningkat menjadi 15% untuk minyak dan 11,6% untuk gas.

Sementara dari Jawa Timur dilaporkan, Pertamina EP Asset 4 pada semester I/2019 mencatatkan produksi minyak kami baru mencapai 16,100 BOPD dari target 16,900 BOPD.

Agus Amperianto, General Manager Asset 4, mengatakan untuk mengejar target produksi tersebut perseroan bakal memaksimalkan sumur eksisting. "Kami merawat sumur eksisting, membenahi, dan terbukti bisa mengimbangi laju penurunan," jelasnya.

Pertamina EP Asset 4 sendiri merupakan satu dari lima asset yang ada di Pertamina EP, membawahi lima lapangan yang tersebar di Jawa, Sulawesi hingga Papua yaitu lapangan Poleng di Gresik, Cepu di Blora, Sukowati di Bojonegoro, Donggi Matindok di Luwuk dan Papua di Sorong.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina ep

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top