BFI Finance Raup 2.300 Kontrak Pembiayaan Baru

Yane, Area Manager BFI Finance Wilayah Balikpapan mengatakan bisnis BFI Finance di Balikpapan masih bertumbuh hingga 6 bulan berjalan tahun ini. Perusahaan lanjut dia, selama periode Januari--Juni 2019 telah menyalurkan pembiayaan baru di atas Rp100 miliar untuk semua produk pembiayaan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 08 Agustus 2019  |  21:31 WIB
BFI Finance Raup 2.300 Kontrak Pembiayaan Baru
Karyawan melayani nasabah di kantor PT BFI Finance Indonesia, Serpong, Tangerang Selatan, Senin(6/3). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, BALIKPAPAN — PT BFI Finance Tbk. mencatatkan lebih dari 2.300 kontrak pembiayaan baru sepanjang semester I/2019 di wilayah Balikpapan.

Yane, Area Manager BFI Finance Wilayah Balikpapan mengatakan bisnis BFI Finance di Balikpapan masih bertumbuh hingga 6 bulan berjalan tahun ini. Perusahaan lanjut dia, selama periode Januari--Juni 2019 telah menyalurkan pembiayaan baru di atas Rp100 miliar untuk semua produk pembiayaan.

Menurutnya, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, pertumbuhan pembiyaan di kota minyak masih tergolong stabil.

Saat ini portofolio pembiayaan BFI Finance terdiri atas jaminan BPKB mobil, motor, rumah, ruko, mesin dan alat berat dan tengah berkembang ke unit usaha syariah, bernama BFI Finance Syariah.

“Secara umum, pembiayaan untuk kendaraan roda dua dan empat memang masih menjadi andalan. Namun, pertumbuhan pembiayaan alat berat sendiri juga masih tumbuh kendati perlambatan harga batu bara masih berlanjut,” jelasnya dikutip Kamis (8/8/2019).

Secara nasional, emiten berkode saham BFIN meraup pendapatan perusahaan pembiayaan dengan pertumbuhan 4,17 persen year on year (y-o-y) dari Rp 2,4 triliun di semester 1-2018.

Gelaran pilpres yang mengakibatkan para pelaku usaha mengambil sikap wait and see. Selain itu momentum Ramadan dan Lebaran, serta perlambatan investasi juga lesunya harga komoditas mengakibatkan tekanan yang cukup mempengaruhi pertumbuhan bisnis BFI Finance.

Jika dibandingkan secara nasional, komposisi pembiayaan BFI Finance juga masih didominasi oleh pembiayaan mobil sebesar 73 persen, kontribusi alat berat dan mesin sebesar 15 persen. Adapun pembiayaan motor sebesar 10 persen, sisanya berasal dari kontribusi pembiayaan properti (property-backed financing) dan syariah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bfi finance

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top