Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KPK Soroti Lubang Tambang di Permukiman

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti bahaya lubang bekas tambang yang menelan puluhan korban meninggal.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 09 Agustus 2019  |  22:35 WIB
Ilustrasi - greenpeace.org
Ilustrasi - greenpeace.org

Bisnis.com, BALIKPAPAN--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti bahaya lubang bekas tambang yang menelan puluhan korban meninggal.

KPK mendatangi sedikitnya empat perusahaan tambang yang berada sangat dekat dengan permukiman penduduk di Samarinda.

"Kami ingin semua lubang bekas tambang yang berada tidak jauh dari permukiman penduduk ditutup," kata penasehat KPK Moh Tsani A.

Lokasi pertama yang dipantau adalah PT ECI dan PT NCI di kawasan selatan, Palaran. Lokasi tambang dekat permukiman penduduk berikutnya yang dikunjungi adalah CV Limbuh di Mugirejo.

KPK melanjutkan peninjauan ke PT LHI di wilayah utara Samarinda.

Bukan hanya soal lubang tambang, KPK juga melakukan pengecekan tertib administrasi dan pajak pertambangan di perusahaan-perusahaan yang dikunjungi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Lubang Tambang
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top