Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penduduk Miskin Kalbar Turun 7,49 Persen, Ini Datanya

Kepala BPS Kalbar Pitono mengatakan, penduduk miskin tersebut tersebar di perkotaan dan perdesaan masing-masing pada Maret 2018 sebanyak 387.080 orang dan pada Maret 2019 sebanyak 378.410 jiwa.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  05:28 WIB
Ilustrasi - Antara/Feny Selly
Ilustrasi - Antara/Feny Selly

Bisnis, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik mencatatkan jumlah penduduk miskin Kalimantan Barat pada Maret 2019 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu turun sebesar 7,49 persen.

Kepala BPS Kalbar Pitono mengatakan, penduduk miskin tersebut tersebar di perkotaan dan perdesaan masing-masing pada Maret 2018 sebanyak 387.080 orang dan pada Maret 2019 sebanyak 378.410 jiwa.

"Penduduk miskin di perkotaan pada Maret 2019 sebanyak 81.640 orang pada atau naik sebanyak 2.880 orang," kata Pitono dari siaran pers BPS dikutip Bisnis, Minggu (11/8/2019).

Adapun penduduk jumlah miskin di pedesaan turun sebanyak 5.790 jiwa atau dari 302.560 jiwa pada maret 2019 menjadi 296.770 jiwa.

Penetapan persentase penduduk miskin, menurutnya, tidak terlepas dari perubahan nilai garis kemiskinan.

Adapun garis kemiskinan Kalbar naik sebesar 7,15 persen dari Rp409.287 per kapita/bulan menjadi Rp438.555 per kapita/bulan pada Maret 2019.

Garis kemiskinan daerah perkotaan di Kalbar meningkat sebesar 7,89 persen dan untuk penduduk di pedesaan meningkat 3,72 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemiskinan kalbar
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top