80 Persen Lahan Terbakar Bakal Jadi Perkebunan

BNPB menarik kesimpulan bahwa 80 persen lebih lahan yang saat ini terbakar atau sengaja dibakar akan berubah menjadi kebun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 September 2019  |  17:25 WIB
80 Persen Lahan Terbakar Bakal Jadi Perkebunan
Kendaraan melintas di Jalan Trans Kalimantan yang diselimuti asap di daerah Panarung, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (17/9/2019). Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menyebabkan kualitas udara di kota itu berbahaya untuk kesehatan warga. - Antara/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, PALANGKA RAYA — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo mengemukakan kesimpulan bahwa 80 persen lebih lahan yang saat ini terbakar atau sengaja dibakar akan berubah menjadi kebun.

"Tadi waktu saya terbang dari Banjarmasin ke Palangka Raya sekitar 45 sampai 50 menit saya ambil foto dan video. Saya berkesimpulan, lahan yang terbakar nantinya lebih dari 80 persen akan jadi kebun," katanya di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (20/9/2019).

Doni mengatakan, kesimpulan itu diperkuat dengan fakta bahwa kebun yang sudah ditanami di sekitar lahan yang terbakar sama sekali tidak tersentuh api.

"Di lahan yang sudah ada tanaman kelapa sawit, karet, dan hutan tanaman industri tidak ada yang terbakar, sementara di sekitarnya terbakar atau sengaja dibakar. Kesimpulannya, luas lahan yang terbakar dan atau tidak disengaja lebih 80 persen akan jadi kebun," katanya.

Doni mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Tengah turut membantu mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, terlebih yang terjadi di lahan gambut.

Selama mengunjungi Palangka Raya, Doni juga melihat pusat rehabilitasi orangutan Borneo Orangutan Survival Foundation dan menyatakan bahwa BNPB akan mendukung upaya konservasi.

"Setiap ada kawasan konservasi baik di Kalimantan dan Sumatera, setiap ada permintaan kepada BNPB maka akan menjadi prioritas kami untuk dilakukan tindakan penanganan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Karhutla

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top