PLN Kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Aplikasi

Yuddy Setyo Wicaksono, Senior Executive Vice President Business dan Pelayanan Pelanggan PT PLN (Persero) mengemukakan, bagi pengusaha di bidang kuliner, PLN mendorong para pelaku usaha kecil dan menengah seperti mempercepat penggunaan electrical lifestyle.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  18:18 WIB
PLN Kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Aplikasi
Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). - Bisnis/Agne Yasa

Bisnis.com, BALIKPAPAN — PT Perusahaan Listrik Negara (persero) berkolaborasi dengan sejumlah dunia usaha untuk mengoptimalkan kapasitas listrik dari sejumlah pembangkit yang telah dibangun.

Yuddy Setyo Wicaksono, Senior Executive Vice President Business dan Pelayanan Pelanggan PT PLN (Persero) mengemukakan, bagi pengusaha di bidang kuliner, PLN mendorong para pelaku usaha kecil dan menengah seperti mempercepat penggunaan electrical lifestyle.

Misalnya saja mempermudah para pedagang di daerah Kebayoran, Jakarta Selatan dengan memberi token gratis kepada mereka, seraya menyediakan stasiun penyedia listrik umum (SPLU) di wilayah tersebut.

“Hal serupa juga dilakukan melalui kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi – Jawa Timur, di mana pihak PLN juga memfasilitasi pengusaha yang ingin menggunaakan kompor induksi untuk memasak makanannya,” jelasnya Senin (7/10/2019).

Sementara itu, Hendra Noviyanto selaku co-founder PT Citarasaprima Indonesia Berjaya (CRP) mengemukakan, telah berkolaborasi dengan PLN sejak beberapa tahun yang lalu, dengan menyediakan 100 unit “colokan” listrik di setiap gerai Upnormal.

“Kami juga sudah mulai menggunakan sejumlah kompor listrik – induksi di sejumlah gerai kami, sebagai komitmen mengurangi penggunaan kompor yang berasal dari energi yang cepat habis, dengan kompor induksi yang ramah lingkungan.

Untuk mendukung electrical lifestyle, menurut Christian selaku Marketing Viar Motor dan Vrent, salah satu produsen otomotif Indonesia, mulai memproduksi motor listrik, tetapi juga secara progresif mulai memasuki era industri 4.0, dengan membuka aplikasi untuk sewa sebagai bentuk berbagi (sewa motor) yang pertama di Indonesia.

“Dengan biaya sewa sangat murah, yakni Rp2.500/15 menit, maka konsumen dapat pergi ke stasiun terdekat, dengan men-scan QR code, dapat langsung menikmati fasilitas ini dengan kecepatan maksimal 60 km/jam, dengan jarak tempuh juga mencapai 60 kilometer,”jelasnya.

Sementara itu, bagi para pemilik kendaraan motor listrik, selain ramah lingkungan, praktis tidak banyak komponen yang mudah aus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top