UKM Perlu Manfaatkan PLB E-Commerce

Pemanfaatan gudang berikat PLB e-commerce akan lebih banyak dioptimalkan untuk usaha kecil mikro dan menengah, termasuk pengurusan prosedur ekspor dan impornya secara e-commerce.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 15 Oktober 2019  |  18:41 WIB

Bisnis.com, BALIKPAPAN— Pemanfaatan gudang berikat PLB e-commerce akan lebih banyak dioptimalkan untuk usaha kecil mikro dan menengah, termasuk pengurusan prosedur ekspor dan impornya secara e-commerce.

Ketua Komite Tetap Pengembangan Ekspor KADIN Indonesia Handito Joewono mengemukakan, justru sebaiknya para eksportir khususnya mereka pengusaha pemula (startup) para IKM dan UKM dapat memanfaatkan perdagangan e-commerce. Hal itu sebagai salah satu sarana untuk dapat masuk ke pasar global.

“Melalui optimalisasi e-commerce yang difasilitasi oleh peranan market place, diharapkan mereka dapat mulai melakukan ekspor, termasuk dengan memanfaatkan sistem digital e-commerce sesuai berlakunya era digital saat ini,” katanya Selasa(15/11/2019).

Presiden Direktur PT Uniair Indotama Cargo (UIC) Lisa Juliawati mengatakan, ada alternatif yang ditawarkan kepada para eksportir dan importir IKM-UKM. Hal itu terutama dalam pemanfaatan bahan baku, ekspor dan impor melalui kawasan berikat, yang semuanya dilakukan dengan platform e-commerce secara lebih mudah.

“Saya ingin IKM dan UKM Indonesia bisa lebih maju dan menjadi pemain kelas dunia, seperti yang dilakukan Jack Ma lewat Alibaba.com.,” jelasnya.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Perdagangan Benny Soetrisno dalam kesempatan talkshow tersebut juga mengemukakan perlunya para eksportir yang ingin menembus pasar ekspor mengetahui dengan pasti keinginan (selera) pasar, untuk produk ekspor yang akan masuk ke negara tersebut.

“Selain harus tahu pasar itu maunya apa, ada hal lain yang harus dikuasai antara lain produk Indonesia itu harus menggunakan bahan baku dari dalam negeri, supaya dalam siklus produksinya, dapat diukur berapa kebutuhan bahan bakunya, " ujarnya.

Hal lainnya adalah dapat mengubah comparative advantage menjadi competitive advantage, sehingga produk tersebut memiliki nilai tambah yang lebih besar, untuk menembus pasar ekspor. Sarana perdagangannya adalah menggunakan sistem perdagangan secara e-commerce,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ukm, e-commerce

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top